Suara.com - Sudah hampir sepekan berlalu sejak hari lebaran, namun kisah-kisah yang terjadi masih meramaikan media sosial. Termasuk momen tidak biasa sungkem lebaran yang dilakukan oleh sebuah keluarga besar.
Hal ini seperti yang terlihat di video unggahan akun Instagram @lambegosiip. Tak main-main, setidaknya ada sekitar 200 orang yang terlibat di video silaturahmi lebaran keluarga berikut ini.
"Definisi keluarga besar yang sesungguhnya," kata @lambegosiip, dikutip Suara.com pada Sabtu (7/5/2022).
Tampak di video tersebut barisan panjang orang-orang yang sedang bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan saat Hari Raya Idul Fitri. Bahkan sekilas saja bisa terlihat barisan yang terbentuk begitu panjang, seolah sebuah kampung sedang mengikuti halalbihalal massal.
Bahkan saking banyaknya orang yang bersilaturahmi, terlihat ada seorang pemuda berpakaian muslim yang membantu mengarahkan barisan agar jangan sampai ada yang terlewat.
Menariknya, orang-orang di video tersebut ternyata masih dari satu keluarga yang sama. Pasalnya mereka berasal dari sepasang suami istri lanjut usia yang dikaruniai 12 orang anak serta ratusan cucu dan cicit.
"Kakek dan nenek saya punya anak 12 orang," ujar pemilik video. "Alhamdulillah anak cucu cicitnya sudah berjumlah 256 orang."
Apalagi ditambah dengan momen lebaran 2022 yang spesial karena sudah diperbolehkan untuk mudik, membuat keluarga besar ini pun memutuskan untuk berkumpul.
"Alhamdulillah lebaran tahun 2022 80% hadir," sambungnya.
Baca Juga: Fakta-Fakta Bocah Ngaku Terpaksa Mengemis Karena Ditinggal Ortu Mudik
Tampak orang-orang yang berbaris itu bersalaman untuk saling meminta maaf. Telrihat sang kakek menjadi orang pertama yang disalami, diikuti oleh anak-anaknya yang juga sudah lanjut usia.
Keluarga besar yang berkumpul bak satu kampung ini tentu mencuri perhatian banyak warganet. Tak sedikit yang memuji tali kekeluargaan yang terus terjaga di antara mereka.
"Sekampung keluarga kakek dan nenek aja ya.. ya Allah berkah ya... Ini namanya beneran keluarga besar. Tetap dijaga ya silaturahminya, walau nanti kakek dan neneknya sudah tidak ada..." komentar warganet.
"Satu kampung bisa satu keluarga ini mah ..." ujar warganet.
"Ngasih angpao nya gimana," celetuk warganet yang malah memikirkan memberi amplop THR lebaran.
"Mungkin kakek ini juga lupa nama cucu cicitnya," seloroh warganet.
Berita Terkait
-
Iseng Beli Barang Online Secara COD, Bocah ini Tolak Kiriman Kurir karena Tak Mampu Bayar
-
Fakta-Fakta Bocah Ngaku Terpaksa Mengemis Karena Ditinggal Ortu Mudik
-
Bapak-Bapak Terciduk Santai Buang Sampah ke Sungai di Pagi Buta, Sikapnya Waktu Ditegur Jadi Sorotan
-
Kasian, Kuda Delman Kelelahan dan Terkapar di Pinggir Jalan, Warganet: Seperti Menangis
-
Terjadi Lagi, Keluarga Ditipu TNI Gadungan Dijanjikan Nikah hingga Uang Lenyap Rp 80 Juta
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional