Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal kembali melakukan pertemuan dengan DPR untuk berkonsultasi terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada pekan ini. Rencananya, KPU bakal membahas terkait tahapan serta anggaran Pemilu 2024.
Ketua KPU Hasyim Asyari mengungkapkan, pertemuan dengan DPR tersebut bakal dilakukan hingga akhir pekan ini.
"Insyaallah, 13 sampai 15 (Mei). Jumat sampai Ahad besok," kata Ketua KPU Hasyim Asyari di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2022).
Berbicara soal anggaran, Hasyim mengatakan, pihaknya telah menghitung, jika Pemilu 2024 akan membutuhkan dana hingga Rp 76 triliun. Dengan begitu, ia berharap agar pembahasan anggaran dilakukan secara detail.
Selain itu, Hasyim juga mengungkapkan, konseling tersebut juga bakal membahas perihal durasi kampanye.
Pada konseling nanti, KPU akan menyampaikan sejumlah opsi durasi masa kampanye kepada DPR nantinya.
"Ada beberapa opsi mana yang paling memungkinkan ya. Bukan yang paling baik tapi paling memungkinkan. The most possible itu yang kita pilih," katanya.
"Semoga saja dan nanti RDP bahas tahapan semoga cukup sekali saja."
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak jajarannya untuk mempersiapkan pelaksanaan pemilu yang tahapannya akan dimulai pada Juni 2022.
Jokowi menyebut, kebutuhan anggaran pemilu 2024 mencapai Rp 110,4 triliun dengan rincian anggaran KPU sebesar Rp 76,6 triliun dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) senilai Rp 33,8 triliun.
"Saya minta semua kementerian dan lembaga dan pemerintah daerah, provinsi, kabupaten dan kota mendukung tugas KPU dan bawaslu termasuk dukungan anggaran baik APBN dan APBD agar pemilu terselenggara dengan baik, sukses dan lancar," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (28/4/2022).
Berita Terkait
-
KPU Butuh Rp8 Triliun untuk Mulai Tahapan Pemilu 2024, Salah Satunya untuk Pendaftaran Parpol
-
Informasi Pemilu 2024 Harus Dibuka Lebar, Agar Berlangsung Sehat dan Demokratis
-
Petani Protes Anggaran Pemilu 2024 Sentuh Rp110 Triliun; Saat Harga Wortel dan Tomat Anjlok, Negara Kemana?
-
Pemerintah Diminta Tidak Setengah Hati Siapkan Anggaran Pemilu 2024, Walau Efisiensi Perlu
-
Hemat Anggaran, KPU Diminta Persingkat Tahapan Kampanye Pemilu 2024
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO
-
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi
-
Polda Metro Jaya Bakal Kembalikan Berkas Perkara Tudingan Ijazah Palsu Usai Periksa Jokowi di Solo
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi