Suara.com - Penajam Paser Utara potensi hasilkan 10 ton bahan pupuk organik perhari dari kotoran sapi. Ada 1.000 ekor sapi di Kecamatan Bubulu berpotensi menghasilkan bahan baku pupuk organik.
Sehingga pemerintah setempat telah menyiapkan pelatihan pengolahan pupuk organik dari kotoran hewan, yakni pelatihan akan digelar pada Kamis, pekan depan yang melibatkan langsung kelompok ternak.
Hal itu dikatakan Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
"Setiap ekor mampu menghasilkan kotoran rata-rata 10 kg per hari, sehingga khusus dari 1.000 ekor sapi tersebut akan menghasilkan bahan baku pupuk organik 10 ton per hari," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten PPU Arief Murdyatno di Penajam, Sabtu.
Kelompok ternak penerima bantuan 1.000 ekor sapi dari Kementerian Pertanian itu, berada dalam satu kawasan di Kecamatan Babulu yang tersebar di lima desa, yakni Desa Labangka Barat, Gunung Intan, Gunung Makmur, Gunung Mulia, dan Desa Babulu Darat.
Mengingat penerima bantuan sapi berada dalam satu kawasan, maka dalam penanganannya lebih mudah dan lebih efektif, sehingga ia optimis pengembangan di kawasan ini akan cepat berhasil mulai dari peternakan, budi daya pakan ternak, hingga pengelolaan pupuk organik cair maupun padat.
Peluang bisnis ini, lanjutnya, harus juga ditangkap oleh peternak agar mereka memperoleh keuntungan lebih, bukan sekadar memperoleh keuntungan dari penjualan sapi dari hasil pengembangan maupun dari hasil penggemukan.
Kabupaten PPU merupakan kawasan pertanian dan perkebunan, sehingga pangsa pasar untuk penjualan pupuk organik akan mampu meningkatkan produktivitas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan minimal untuk skala lokal PPU.
Dalam pelatihan Kamis mendatang, lanjut Arief, narasumber berasal dari pihak kompeten dan berpengalaman, yakni dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kaltim dan dari CV Affluence.
Baca Juga: Wabah PMK, Disarankan Tak Makan Bagian Mulut, Kaki dan Jeroan Sapi
"Ada empat materi yang akan dilatih ke peternak dalam pelatihan yang dimulai Kamis mendatang, yakni pelatihan budidaya hijauan pakan ternak, pembuatan pakan tambahan atau konsentrat, teknologi pakan ternak, dan pengelolaan kotoran ternak menjadi pupuk organik," kata Arief.
Ia juga mengatakan bahwa potensi 10 ton bahan baku pupuk organik ini belum termasuk sapi lain yang sebelumnya telah dipelihara peternak, yakni di seluruh Kabupaten PPU ada sekitar 16 ribu sapi baik sapi untuk pengembangan maupun untuk penggemukan. (Antara)
Berita Terkait
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama