Suara.com - Dalam upaya membantu perekonomian masyarakat, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara bekerjasama dengan pelaku usaha meluncurkan Program Migor Rakyat Rp 14 ribu per liter. Simak cara dapat minyak goreng rakyat Rp 14 ribu per liter berikut.
Seperti yang telah diketahui bahwa hingga saat ini minyak goreng di pasaran Indonesia masih mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Terbaru harga minyak goreng 1 literan harga berkisaran Rp 22 hingga Rp 26 ribu. Hal ini membuat banyak masyarakat yang mengeluhkan harga minyak goreng yang tak kunjung turun. Lantas, bagaimana cara dapat minyak goreng rakyat Rp 14 ribu per liter?
Dengan adanya upaya pendistribusian minyak goreng (Migor) curah yang dibanderol Rp 14.000 per liter ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat. Tak heran banyak masyarakat yang ingin mengetahui cara dapat minyak goreng rakyat RP 14 ribu per liter.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, program ini nantinya akan dilakukan di ritel tradisional yang dekat dengan pasar rakyat agar pendistribusian dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Sistem ini dimaksudkan supaya distribusi tepat sasaran kepada ritel tradisional bukan ritel modern. Program Migor Rakyat ini nantinya dilakukan dengan proses transaksi menggunakan aplikasi digital.
Lantas bagaimana cara dapat minyak goreng rakyat Rp 14 ribu per liter? Simak langkah-langkahnya berikut ini.
Cara Dapat Minyak Goreng Rakyat Rp 14 Ribu Per Liter
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan mengatakan, masyarakat bisa mendapatkan bantuan minyak goreng Rakyat Rp 14 ribu per liter melalui program Migor Rakyat di ritel tradisional dengan tanda khusus Program Migor Rakyat.
Hingga saat ini sudah ada sebanyak 1.200 lokasi titik penjualan yang tersebar di 5 provinsi yaitu wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara. Diperkirakan dalam waktu dekat jumlahnya akan bertambah menjadi 10.000 di seluruh provinsi di Indonesia.
Masyarakat juga bisa mendapatkan minyak goreng rakyat Rp 14 ribu melalui platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan ID Food. Namun masyarakat dibatasi hanya boleh membeli 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.
Baca Juga: Ini Peran Lin Che Wei Dalam Dugaan Kasus Korupsi Minyak Goreng
Sementara itu, Direktur Utama PT PPI Nina Sulistyowati mengungkapkan pihaknya telah dan akan terus melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk-spanduk bertanda khusus untuk mensukseskan Program Migor Rakyat di mitra Warung Pangan.
Hingga saat ini mitra warung pangan PPI sejumlah 69.000 yang tersebar di 27 titik kota di Indonesia. Dia akan memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pendistribuasin minyak goreng melalui UMKM-UMKM yang menjadi mitra Warung Pangan di berbagai kota. Dengan menggunakan aplikasi WP tersebut dapat memonitor harga jual yang ditetapkan pemerintah hingga sampai ke pengguna akhir.
Demikian tadi cara dapat minyak goreng rakyat Rp 14 ribu per liter. Selamat mencoba semoga Anda beruntung!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Ini Peran Lin Che Wei Dalam Dugaan Kasus Korupsi Minyak Goreng
-
Desak Kejagung Tangkap Dalang Mafia Minyak Goreng, Massa Pendemo Sebut Nama Menko Airlangga
-
3 Fakta Lin Che Wei Jadi Tersangka Baru Mafia Minyak Goreng, Sementara Ditahan 20 Hari
-
Tetapkan Lin Che Wei Jadi Tersangka, Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus Korupsi CPO
-
Perjalanan Karier Lin Che Wei, dari Ekonom hingga Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi CPO
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun