Suara.com - Peristiwa banjir rob yang menimpa kota Semarang bagian utara menyebabkan beberapa daerah terendam dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik motor maupun mobil. Apakah cara cek banjir di Google Maps bisa dilakukan untuk mengetahui situasi ini?
Jawabannya, bisa. Namun bagaimana cara cek banjir di Google Maps? Jika Anda belum tahu, simak langkah-langkahnya berikut ini.
Perlu dikethaui, banjir rob Semarang ini juga membuat ribuan warga mengungsi dan para karyawan pabrik terpaksa untuk menutup produksinya. Oleh karenanya, masyarakat yang melewati kawasan Semarang diharapkan untuk mengganti rute perjalanannya.
Meski banjir tidak dapat diatasi, para pengguna kendaraan masih dapat mengurangi risiko menemui banjir dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat dengan mudah diakses melalui smartphone.
Untuk mengantisipasi banjir yang dapat mengganggu perjalanan, kamu dapat mengecek informasi banjir terkini melalui aplikasi Google Maps. Lantas bagaimana cara cek banjir di Google Maps? Simak ulasannya berikut ini.
Cara Cek Banjir di Google Maps
Selain menjadi alat penunjuk jalan, Google Maps dapat digunakan untuk memberikan informasi terbaru seputar banjir sepanjang perjalanan kamu. Fitur memantau titik banjir ini dinamakan “Java Floods”
Pertama buka aplikasi Google Maps yang tersedia di smartphone atau dapat mengunduhnya terlebih dahulu melalui Play Store atau App Store
1. Setelah itu pilih opsi “Explore”
Baca Juga: Kurangi Banjir Rob, Pakar Setop Penggunaan Air Tanah Skala Besar di Utara Jawa
2. Klik ikon “Java Floods”
3. Kemudian scroll ke bawah dan klik “See Latest Updates”
4. Kamu akan mendapati informasi terbaru seputar banjir yang terjadi di wilayah Pulau Jawa
5. Bagikan informasi terbaru seputar banjir melalui Google Maps kepada teman-teman kamu.
Aplikasi Cek Banjir Secara Real Time
Seperti yang diketahui, fitur Google Maps ini hanya berfungsi untuk mengecek informasi terbaru terkait banjir di wilayah Pulau Jawa.
Berita Terkait
-
Kurangi Banjir Rob, Pakar Setop Penggunaan Air Tanah Skala Besar di Utara Jawa
-
5 Fakta Banjir Rob Semarang: Mengancam 8.000 KK hingga Ketinggian Air 2 Meter
-
Kenali Jenis-jenis Banjir, Ada yang Jadi Masalah untuk Warga Semarang
-
Daftar Kawasan yang Terdampak Banjir di Semarang, Demak dan Sekitarnya
-
5 Fakta Tanggul Jebol di Kota Semarang, Ribuan Kepala Keluarga Terdampak
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ajak Megawati Jalan Berdampingan
-
Penghormatan Terakhir Presiden Prabowo untuk Mantan Menhan Ryamizard
-
Invasi Jauh ke Lebanon Selatan, Israel Klaim Rebut Benteng Beaufort
-
Yasinta Moiwend: Perempuan Adat Papua Konsisten Suarakan Lingkungan, Hingga Polemik Pesta Babi
-
TPS Tambora Uji Coba Eco Lindi untuk Atasi Bau Sampah dan Gas Metana
-
Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas
-
Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan
-
Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar
-
Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun