Suara.com - Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan punya beragam julukan. Hal ini disebabkan karena ia kerap ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengemban jabatan baru hingga keterlibatannya di berbagai hal.
Nah, berikut deretan julukan Luhut yang mungkin jumlahnya bisa bertambah seiring berjalannya waktu.
Kepala Bakomstra Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyebut 'Menko Minyak Goreng' seusai Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk oleh Jokowi untuk ikut mengurus masalah minyak goreng.
Herzaky menyoroti penunjukan Luhut yang berpotensi memicu ketidakseimbangan dalam kabinet Indonesia Maju. Luhut lalu mengatakan, bukan hanya dirinya, tapi semua menteri di dalam kabinet turut dilibatkan dan bekerja.
Selain itu, Luhut juga menegaskan dirinya hanya membantu untuk mengurus persoalan minyak goreng.
2. Menkosaurus (Menteri Koordinator Segala Urusan)
Luhut juga ditunjuk oleh Jokowi untuk menjadi Ketua Dewan Sumber Daya Air (SDA) Nasional. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyebut Luhut seperti Menkosaurus (Menteri Koordinator Segala Urusan).
"Menko Marves (Luhut) kelihatannya sangat dipercaya Presiden. Bahkan ada yang menjuluki (Luhut) Menkosaurus (Menteri Koordinator Segala Urusan)," kata Fadli Zon, Sabtu (9/4/2022).
Baca Juga: Ini Sederet Tugas Tambahan Luhut dari Jokowi, Dijuluki Menteri Segala Urusan
Lebih lanjut, Fadli Zon mengkritik Luhut yang kembali mengemban jabatan baru. Ia mempertanyakan kinerja Luhut selama menjabat sebagai Menko Marives.
Julukan lain untuk Luhut Binsar Pandjaitan adalah The King of Angin Sorga. Gelar tersebut diketahui sebagai sarkastis atau kritik terhadap Luhut yang tidak tepati janji-janji.
Adapun Ketua Mahkamah Partai Prima Binbin Firman Tresnadi yang menyematkan gelar The King of Angin Sorga buat Luhut. Keberaniannya ini diapresiasi yang mana partai baru calon peserta pemilu mau mengkritik Luhut.
4. Luhut Lagi, Luhut Lagi
Luhut Binsar Pandjaitan merespons kabar dirinya yang selalu terlibat dalam segala urusan, hingga muncul sebutan "Luhut lagi, Luhut lagi".
Tag
Berita Terkait
-
Ini Sederet Tugas Tambahan Luhut dari Jokowi, Dijuluki Menteri Segala Urusan
-
Ada Menko Airlangga Tapi Malah Tunjuk Luhut, PKS Nilai Jokowi Frustasi Urus Minyak Goreng
-
Luhut Dapat Tugas Baru Urus Migor, Demokrat: Siap-siap Jadi Menko Minyak Goreng
-
5 Fakta di Balik Luhut Tangani Minyak Goreng, Solusi dari Setiap Permasalahan
-
Luhut Singgung Baru Ada 46 Dari 496 Pemda yang Tayangkan e-katalog Produk Dalam Negeri
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden