Suara.com - Sebagai bentuk dukungan dalam memajukan pendidikan Indonesia, Perum Bulog bersinergi dengan Kementerian BUMN dan Universitas Jenderal Soedriman (Unsoed) dalam penyelenggaraan Kuliah Umum Tokoh Nasional bersama Menteri BUMN Erick Thohir yang dilaksanakan di Kampus Unsoed, Purwokerto pada Selasa (5/7/2022).
Selain Menteri BUMN, turut hadir juga dalam acara ini Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, Direktur Human Capital Perum Bulog, Purnomo Sinar Hadi dan beberapa tokoh nasional lainnya serta 5.000 mahasiswa yang hadir secara offline dan online.
Selain memberikan dukungan pada Kuliah Umum Bersama Tokoh Nasional, Direktur Human Capital Perum Bulog bersama Rektor Unsoed juga menandatangani Nota Kesepahaman tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta peningkatan sumber daya manusia yang turut disaksikan oleh Menteri BUMN.
“Kolaborasi BUMN dan Perguruan Tinggi sangat dibutuhkan dalam menciptakan generasi digital yang tangguh di era disrupsi. Kita harus memikirkan bagaimana caranya mengisi kemerdekaan dengan kedaulatan pangan, energi, maupun ekonomi. Ekonomi digital adalah ekonomi masa depan kita (Indonesia) dengan kesempatan dan market besar,” kata Erick Thohir.
Dalam kesempatan itu, Erick Thohir memaparkan lima tren disrupsi global yang harus siap dihadapi Indonesia untuk mewujudkan Indonesia 2045. Lima tren disrupsi global tersebut meliputi geo-ekonomi, demografi, lingkungan, teknologi, dan kesehatan. Erick menambahkan, pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA), tetapi juga perlu diperkuat oleh knowledge based economy dengan memiliki growth mindset, sehingga generasi muda bisa menjadi lebih agile dan adaptif.
“Disamping memberikan dukungan melalui penyelenggaraan Kuliah Umum Bersama Tokoh Nasional, Bulog juga turut serta dalam memajukan pendidikan Indonesia dengan membuka kesempatan magang bagi para mahasiswa,” ujar Direktur Human Capital Perum Bulog, Purnomo Sinar Hadi.
Purnomo menambahkan dunia pendidikan adalah pembekalan paling dasar guna menyiapkan generasi yang tangguh di masa mendatang, untuk itu Perum Bulog siap mengabdi dan memberikan hal terbaik guna mendukung hal tersebut.
Berita Terkait
-
Digitalisasi Menghemat Biaya Promosi UMKM
-
Massa Tuntut Demo Besar-besaran Apabila Rektor Undikma Tak Cabut Laporan Kepada 8 Aktivis
-
Erick Thohir Berikan Kuliah Umum di Unsoed, Mahasiswa Bentangkan Poster: My Pertamina Apakah Solusi?
-
6 Tips bagi Kamu yang Bingung Menentukan Jurusan Kuliah, Yuk Cek!
-
Mengenal Apa Itu Kurikulum Merdeka Belajar, Ini Perbedaan dengan Kurikulum 2013
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi