Suara.com - Kerusuhan antarpenonton acara dangdut kembali terjadi. Kali ini kejadian kerusuhan ini diduga terjadi di Desa Tumbal, Comal, Pemalang, Jawa Tengah.
Kejadian kerusuhan ini diduga diabadikan oleh salah seorang warga yang saat itu ikut menonton acara dangdutan tersebut.
Video yang merekam kerusuhan penonton acara dangdut ini kemudian diunggah oleh akun Instagram @pekalonganinfo pada Rabu (06/07/22).
Menurut keterangan dari akun penggunggah video, kejadian kerusuhan ini dipicu oleh aksi saling senggol dari penonton.
"Penyebab kerusuhan ini diduga karena aksi saling senggol antar penonton," keterangan dari pengunggah video.
Dalam video yang diunggah tampak lautan penonton yang sedang menyaksikan acara dangdut. Sekelompok penonton yang didominasi oleh para pria ada terlibat aksi dorong dan juga pukul.
Dengan brutal, para penonton tersebut saling memukul dengan menggunakan tangan kosongnya. Para penoton juga turut merusak pohon pisang yang kebetulan di tanam di lokasi acara dangdutan tersebut.
Beberapa anggota TNI dan polisi tampak mencoba menghentikan aksi penonton yang rusuh tersebut.
Setelah merekam aksi penonton yang rusuh, perekam video kemudian menunjukkan keadaan di balik panggung. Tampak beberapa penyanyi dangdut yang mengisi acara sedang bersantai melihat kerusuhan yang dilakukan oleh para penonton.
Baca Juga: Lawan Arah, Polisi Gadungan Bersenpi Tabrak Belasan Kendaraan, Mobilnya Habis Diamuk Massa
Salah seorang penyanyi dangdut tampak malah bergoyang ketika disodorkan kamera perekam video.
Sampai saat ini, video unggahan ini telah ditonton sebanyak 48 ribu kali. Video ini juga telah meraup sejumlah 2,7 ribu suka dan 155 komentar dari netizen.
Komentar yang diberikan netizen pun beragam. Kebanyakan netizen menyoroti aksi penonton yang malah merusak pohon pisang yang ditanam di lokasi acara dangdutan.
"Mau ngakak tapi kasihan pohon pisangnya," kata netizen.
"Kasihan pohon pisangnya malah jadi sasaran," ujar netizen.
"Yang punya pohon pisang besok minta ganti rugi sama yang punya acara," ungkap netizen.
Tag
Berita Terkait
-
'Tilep' Uang Prajurit Rp 1,7 Miliar, Dan Yonif 136 Dipecat Dari TNI dan Divonis Bui
-
Lawan Arah, Polisi Gadungan Bersenpi Tabrak Belasan Kendaraan, Mobilnya Habis Diamuk Massa
-
Heboh Video Penemuan Mayat Gantung Diri di Saung
-
Marlene Hariman Bakal Rias Seorang Artis di 8 Juli Nanti, Warganet Sebut Wirda Mansur?
-
Tersebar Detik-Detik Penyerangan Rumah Warga, Diduga Dilakukan Oleh Sekelompok Waria
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
-
Polri Kerahkan Pesawat CN295 dan Fokker 50 Kirim 6 Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatera
-
Cak Imin Soal Konflik PBNU: Kita Prihatin, Saya Yakin Warga Nahdliyin Semuanya Merasa Sedih