Suara.com - Baru-baru ini sebuah video yang memperlihatkan lokasi kecelakaan sebuah truk sangat mencuri perhatian publik. Namun bukan fokus pada truk yang terguling tersebut, perhatian publik justru terarah pada perilaku seorang wanita yang berjalan tidak jauh dari sana.
Bagaimana tidak? Pasalnya ibu-ibu dengan hijab biru tersebut malah terlihat kepayahan membawa sebuah karung berat. Berdasarkan keterangan pemilik video, yakni akun TikTok @/ekoloyo5, karung tersebut diambil dari lokasi truk yang terguling tersebut.
"Maaf Bu, saya post," ungkap pemilik konten. "Saya merasakan sebagai sopir, barang satu karung ilang gantinya 350 ribu. Coba kalian itung berapa karung yang kalian jarah."
Publik menduga karung itu berisi sejumlah kilogram beras yang hendak diantar menggunakan truk besar tersebut. Namun nahas, truk malah terguling di pinggir sawah sebelum mencapai lokasi tujuan.
Mirisnya, bukannya ditolong, muatan truk berwarna hijau itu malah diambil oleh beberapa warga sekitar, termasuk ibu-ibu berhijab biru yang terekam jelas di video tersebut.
Video ini seketika mencuri perhatian banyak warganet yang turut dibuat prihatin, baik akibat perbuatan para warga hingga kerugian yang harus ditanggung sopir truk.
"Kalo kayak gini kasian supir nya sih harus ganti in kan," kata akun Instagram @admin_igtainment yang mengunggah ulang video tersebut, dikutip Suara.com pada Rabu (13/7/2022).
Pendapat senada juga disampaikan warga di kolom komentar. Warganet menyayangkan sikap orang-orang di sana yang justru sibuk mengambil muatan truk yang bukan meski bukan hak mereka.
"Jangan mengambil apa yang bukan hak mu!!!" tegas warganet.
Baca Juga: Video Bentrok Ormas Pecah di Sentra Grosir Cikarang, Warganet: Mau Heran tapi Bekasi
"Haram bu di makan," imbuh warganet.
"Yang suka pada ngejarah barang dari truck atau mobil pick up yang kena musibah kok pada tenang dan enak aja ya dimakan, digunakan. Buat sekeluarga pula," komentar warganet.
"Itu beras bukan sih? Ckckk semangat banget bawa barang haram untuk kasih makan keluarga dirumah," kata warganet.
"Gak paham lagi. Kalau makan hasil jarahan, itu kan haram. Gimana nasib keluarga nya yang gak tau ya?" tutur warganet lain.
"Nggak bisa menolong minimal jangan mengambil yang bukan haknya... kasihan bapak supirnya," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya bisa disimak di sini.
Mengapa Banyak Warga Tega Menjarah Barang Muatan dari Truk yang Terlibat Kecelakaan?
Sosiolog Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Drajat Tri Kartono pernah menjelaskan fenomena ini berdasarkan ilmu sosiologi.
Menurutnya hal ini adalah bentuk hukuman masyarakat kelas bawah, terutama mereka yang tinggal di sekitar jalan raya.
"Mereka ingin melakukan punishment, bahwa truk besar itu membawa segala sesuatu cuma lewat saja dan dia enggak mendapatkan manfaat apa-apa, hanya bisa melihat, dan truk besar-besar itu juga bisa merusak jalan. Jadi begitu dia tumpah sekaligus lah itu 'social punishment'," ujar Drajat.
Selain itu, hal ini merupakan bentuk perilaku oportunis terutama dari kalangan masyarakat kelas bawah. Mereka menilai muatan yang tumpah ke jalan sebagai konsekuensi dari kecelakaan adalah kesempatan yang bisa diambil demi keuntungan pribadi.
Berita Terkait
-
Duh! Emak-emak Lancang Rebut Mikrofon Penghulu Nyaris Bikin Pernikahan Batal, Publik: Panik Lah Masa Enggak?
-
Pertandingan Sepak Bola Para Bocah Ini Bikin Melongo Gegara Lapangannya
-
Viral Istri Resah Bapak Mertua Suka Cium-cium, Kini Akui Takut Lapor Suami: Nanti Dikira Adu Domba
-
Tega! Terungkap Bukan Anak Kandungnya, Bocah 5 Tahun Ini Ditelantarkan Ayah di Sekolah: Bukan Urusan Saya
-
Haru, Meski Kondisi Kekurangan, Bocah Laki-laki Ini Rela Berbagi Makanan dengan Kucing di Emperan Toko
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta