Suara.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, silaturahmi antarpetinggi partai, termasuk antara PDI Perjuangan dengan Partai Demokrat menjadi hal yang penting.
Diketahui wacana pertemuan PDIP dengan Demokrat itu menyusul rencana Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang akan melakukan silaturahmi ke ketum-ketum parpol, tidak terkecuali Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
"Silaturahmi antarpimpinan parpol ini penting untuk menjaga kehidupan politik yang kondusif," ujar Kamhar, Kamis (14/7/2022).
Menurut Kamhar, Partai Demokrat dan PDIP sama-sama memiliki pengalaman sebagai partai yang mendapatkan mandat rakyat untuk memimpin berjalannya roda pemerintahan.
Selain itu, kesamaan kedua partai ialah sama-sama memiliki pengalaman sebagai partai oposisi atau partai di luar pemerintah.
Melalui kesamaan itu, Kamhar menilai akan banyak hal yang dapat dibahas jika pertemuan PDIP dan Demokrat terealisasi.
"Tentu banyak hal yang bisa didiskusikan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," ucap Kamhar.
Demokrat Sambut Baik
Partai Demokrat menyambut baik rencana Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani untuk melakukan safari politik ke para ketua umum partai, termasuk silaturahmi ke Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.
Baca Juga: Partai Demokrat Buka Peluang Komunikasi dengan PDI Perjuangan, Bahas Pilpres 2024?
Kamhar mengatakan bahwa AHY atau Demokrat tidak memiliki hambatan apapun untuk bertemu dan menerima Puan.
"Partai Demokrat tak memiliki hambatan atau kendala apa pun untuk membangun silaturahmi dan komunikasi dengan partai-partai lainnya, termasuk PDIP," kata Kamhar kepada wartawan, Rabu (13/7/2022).
Apalagi, Puan sebelumnya sudah pernah menerima kunjungan AHY beserta jajaran Demokrat saat silaturahmi di Gedung DPR RI.
"Jadi safari politik Bu Puan ke Partai Demokrat nantinya menjadi kunjungan balasan," ujar Kamhar.
Puan Atur Jadwal Ketemu AHY Dan PKS
Ketua Bappilu PDI Perjuangan Bambang Pacul mengatakan bahwa Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memerintahkan Puan Maharani untuk bersilaturahmi ke ketua-ketua umim parpol tanpa terkecuali.
Berita Terkait
-
Aldi Taher Berubah Haluan dari Anies Baswedan, Mantan Suami Dewi Perssik Ini Siap Dampingi Puan Maharani di Pilpres
-
Partai Demokrat Buka Peluang Komunikasi dengan PDI Perjuangan, Bahas Pilpres 2024?
-
Sebut Menaikan UMP DKI Keputusan Sepihak Anies, Gilbert PDIP: Sudah Suasana Kampanye Menuju Capres
-
Ungkap Peluang Ganjar Nyapres Lewat Partai Lain Tanpa Rekomendasi PDIP, Bambang Pacul: Pasti Sekak
-
Gembong PDIP Sebut Anies Sudah Hampir Pasti Maju di Pilpres 2024, Bakal Manfaatkan Jabatan Gubernur sampai Oktober
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional