Wiku Adisasmito selaku jubir (Juru Bicara) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, menyampaikan bahwa saat ini pemberian dosis ke-4 masih menggunakan skala prioritas. Namun, bukan tak mungkin jika cakupannya nanti ini akan diperluas di luar nakes.
"Mekanisme pemberian dosis ke-4 akan tetap mengikuti skala prioritas seperti bagaimana vaksinasi dilakukan sebelumnya," ucap Wiku dilansir dari kanal Youtube BNPB Indonesia (30/7/2022).
Sehingga dimungkinkan adanya perluasan target sasaran. Mengingat tidak hanya tenaga kesehatan yang berisiko tertular," Wiku menambahkan.
Wiku juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini masih fokus menggelar vaksin booster 1 atau vaksinasi ke-3. Ia mengingatkan agar masyarakat yang belum booster 1 segera melakukan vaksin booster 1.
Adapun pemberian vaksin booster kedua atau dosis ke-4 kepada para nakes ini mulai diberlakukan karena kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan setelah muncul subvarian dan varian Omicron.
Fakta seputar dosis 4 untuk nakes
Ada beberapa fakta seputar dosis 4 yang diberikan kepada para nakes. Adapun beberapa fakta tersebut diantaranya sebagai berikut:
1. Vaksin yang digunakan sebagai booster kedua atau dosis 4 untuk para nakes ini merupakan vaksin Covid-19 yang sudah memperoleh Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat (Emergency Use Authorization) dari BPOM serta memperhatikan ketersediaan vaksin
2. Pemberian vaksin Covid-19 booster kedua atau dosis 4 ini diberikan kepada nakes dengan interval 6 bulan dari pemberian vaksinasi booster pertama atau dosis 3.
3. Vaksinasi Covid-19 booster kedua atau dosis 4 diperuntukan bagi SDM kesehatan atau nakes yang dilaksanaka di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksin Covid-19.
Demikian ulasan mengenai cara daftar vaksin dosis ke-4 untuk para nakes lengkap dengan informasi kapan vaksin dosis 4 untuk masyarakat umum dan fakta seputar dosis 4 untuk nakes. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Tak Hanya Nakes, Ketua DPR Desak Pemerintah Siapkan Vaksin Covid-19 Booster Kedua Buat Masyarakat Umum Juga
-
Asyik! Hari Ini Nakes Dapat Vaksin Covid-19 Booster Kedua
-
Vaksinasi Dosis Kedua untuk Nakes Dimulai Hari ini, IDI: Kami Sambut Baik
-
Satgas Covid-19: Aturan Wajib Booster Saat Masuk Fasilitas Umum Efektif Tingkatkan Cakupan Vaksinasi
-
Kapan Vaksinasi Dosis Keempat Dilaksanakan?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental