2. Perwira Menengah
Perwira menengah meliputi pangkat Komisaris Polisi, Ajun Komisaris Besar Polisi dan Komisi Besar Polisi.
a. Komisaris Besar Polisi (Kombespol)
Pangkat Kombespol menjadi yang tertinggi pada jenjang Perwira Menengah. Lambangnya dengan tiga bunga melati emas yang berjejer.
b. Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)
Pangkat ini disebut juga sebagai superintendent. Tugas dari AKBP umumnya dibantu oleh Komisaris Polisi atau Kompol. Pangkat ini dilambangkan dengan dua diamond dengan warna emas.
c. Komisaris Polisi (Kompol)
Komisaris Polisi atau Kompol menjadi pangkat paling rendah di Perwira Menengah dengan lambang satu diamond berwarna emas.
3. Perwira Pertama
Baca Juga: Sejarah, Fungsi dan Kewajiban Divisi Propam Mabes Polri
Selanjutnya adalah jenjang Perwira Pertama yang terdiri dari Senior Inspektur Polisi, Inspektur Polisi Tinggi, hingga Inspektur Polisi Dua.
a. Ajun Komisaris Polisi (AKP)
AKP adalah pangkat tertinggi pada jenjang Perwira Pertama yang bertugas mengawasi kinerja bawahannya. AKP menjadi senior dari dua komisaris lainnya dengan lambang tiga balok berwarna emas.
b. Inspektur Polisi Satu (IPTU)
Lambang dari pangkat IPTU adalah dua balok emas. Dalam kemiliteran, pangkat ini dapat disetarakan dengan Letnan Satu.
c. Inspektur Polisi Dua (IPDA)
Berita Terkait
-
Sejarah, Fungsi dan Kewajiban Divisi Propam Mabes Polri
-
Kapolri Ungkap Kantongi Identitas Polisi Ambil CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo
-
Ini Tugas Baru Irjen Ferdy Sambo Usai Dimutasi Jadi Pati Yanma Polri, Salah Satunya Urus Kebersihan Pintu Markas
-
Irjen Ferdy Sambo Resmi Dicopot, Ini Daftar Perwira Polisi yang Dimutasi
-
Tak Hanya Irjen Ferdy Sambo yang Dicopot, 10 Perwira Ini Juga Ikut Dimutasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat