Suara.com - Nama Kak Seto alias Seto Mulyadi akhir-akhir ini menjadi pembahasan hangat karena aksinya yang melindungi anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawati menuai pro kontra.
Nama Angelina Sondakh pun beberapa kali terseret dalam pembahasan tersebut hingga begitu viral dan ramai.
Sebagai informasi, Angelina Sondakh dipenjara karena terjerat kasus korupsi pada tahun 2010 silam dan mau tak mau meninggalkan putra, Keanu Massaid, yang masih berusia 2,5 tahun.
Sementara, Putri Candrawathi dikabarkan tak ditahan karena memiliki anak berusia 1,5 tahun.
Melalui akun pribadinya di jejaring media sosial TikTok, Angelina Sondakh pun akhirnya buka suara dan menjelaskan soal keberadaan Kak Seto saat itu.
Angelina Sondakh yang lebih diakrab dipanggil Angie itu menuturkan bahwa Kak Seto berusaha untuk membantunya memperjuangkan hak Keanu.
"Kak Setok pada kasus saya berusaha untuk membantu memperjuangkan hak Keanu. Sayangnya suara Kak Seto tidak didengar dan saya tetap di tahan. BEDA WAKTU - BEDA NASIB," tulis Angie di caption dipetik Suara.com, Senin (05/09/2022).
Angie mengungkapkan bahwa Kak Seto ada bersamanya dan bahkan membantu untuk merekomendasikan dirinya supaya tak ditahan.
Dengan rendah hati, Angie tak menyalahkan siapapun dan pasrah menerima nasib yang diterimanya saat itu.
Baca Juga: Mulia Banget, Ternyata Ini Alasan Angelina Sondakh Tak Laporkan Hacker ke Polisi
"Mungkin saya nasibnya berbeda, dan saya harus mengatakan bahwa Kak Seto pada saat itu membantu saya," tuturnya.
Lebih lanjut, Angie menjelaskan bahwa Kak Seto begitu berjasa karena memperjuangkan nasib putranya.
Tak hanya itu, Kak Seto dikabarkan ikut membantu supaya putrinya, Aaliyah Massaid, belajar homeschooling di sekolah Kak Seto.
"Jadi apabila banyak yang bertanya dimana Kak Seto pada waktu saya terkena kasus hukum, Kak Seto pada waktu itu bersama saya tapi suaranya tidak didengar dan saya tetap ditahan," tegas Angie.
Tayangan itu seketika mencuri atensi warganet. Kolom komentar dipenuhi dengan tanggapan dan pujian warganet kepada Angelina Sondakh.
"Ikhlasin aja mbak. Semua ada hikmahnya," ungkap @use***.
Berita Terkait
-
Kak Seto Dapat Surat Terbuka. Diperlihatkan Bayi Yang Lahir Dalam Lapas, Keluarga Harus Menjemput Bayi Dalam 1 Jam, Kenapa Tidak Dibela?
-
Kasus Putri Candrawathi, Kak Seto Dirpotes Soal Ibu-ibu Lain yang Dipenjara Sambil Urus Anak
-
Kak Seto Akhirnya Bersuara Setelah Dituding Bela Putri Candrawathi
-
Dihujani Protes, Kak Seto Buka Suara soal Tudingan Bela Anak Ferdy Sambo
-
Kak Seto Angkat Bicara usai Kena Kritik gegara Dinilai Bela Putri Candrawathi
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar