Suara.com - "Ratu telah meninggal dengan tenang di Balmoral sore ini."
Kalimat pendek tersebut dengan cepat menyebar di kalangan mereka yang berkumpul di depan Istana Buckingham.
Mereka dengan cepat mengangkat ponsel dan mengabarkan berita kematian tersebut ke kerabatnya.
Banyak yang meneteskan air mata, ada yang berdiri diam penuh kesedihan, hingga warga yang terkejut tidak percaya.
Tapi, tak sedikit juga warga Inggris yang mencoba tegar dan ingin memberikan penghormatan Ratu Elizabeth II, yang kekuasaannya juga dihormati di seluruh dunia selama bertahun-tahun.
Liberty Corrie yang berasal dari Suffolk, sekitar 140 km dari London berdiri di depan pagar Istana Buckigham ketika pengumuman meninggalnya Ratu Elizabeth disampaikan.
Segera setelah mendengar kabar tersebut Liberty menangis.
"Saya dan saudara laki-laki saya saling memandang. Dia menangis, saya juga menangis. Kami begitu terkejut," katanya.
"Rasanya aneh sekali."
Baca Juga: Urutan Pewaris Takhta Kerajaan Inggris Usai Ratu Elizabeth II Wafat, Pangeran Harry Urutan Kelima
"Saya selalu mengikutinya lewat berita, apalagi ia sudah lama menjabat."
"Sudah begitu lama kita terbiasa dengan apa dan bagaimana dia menjalankan kegiatannya."
Paul Williamson, yang berasal dari Melbourne, Australia, mengatakan "'momen ini tidak akan pernah dilupakannya".
"Kami sedang berada di Museum Tate Modern tidak jauh dari sini ketika mendengar kematiannya," katanya.
"Kami langsung ke sini dan ya rasanya sedih."
Inggris berhenti untuk menghormati Ratu
Segera setelah berita kematian tersebut menyebar di London, semakin banyak warga yang berkumpul di depan Istana Buckingham.
Berita Terkait
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
-
Harta Karun Tersembunyi Assad: Potret Ratu Elizabeth II Ditemukan di Istana yang Dikuasai Pemberontak
-
Donald Trump Pernah Bikin Ratu Elizabeth II Marah Besar Gara-gara Hal Ini
-
Sodara Tiri Bongkar Tabiat Meghan Markle Terhadap Keluarga, Minta Segera Insyaf Sebeum Terlambat
-
Prabowo Bertemu Raja Charles III, Netizen Sadar Jokowi Tak Pernah ke Istana Buckingham: Nggak Bisa Bahasa Inggris?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol