Suara.com - Pemuda Palestina bentrok dengan pasukan keamanan Otoritas Palestina (PA) di Kota Nablus, Tepi Barat, pada Selasa (20/9/2022) waktu setempat. Mereka melempar batu dan membakar benda-benda di jalan-jalan.
Bentrokan pecah setelah pasukan keamanan Palestina, Senin (19/9) malam, menahan dua gerilyawan kelompok saingan Hamas di Nablus, kata saksi.
Menurut Hamas, pasukan keamanan PA menangkap Musab Shtayyeh, anggota bersenjata dari kelompok yang telah masuk daftar orang yang dicari Israel, dan aktivis lain dalam apa yang mereka katakan sebagai "pelayanan untuk pendudukan Israel."
Belum ada komentar dari PA, yang dalam beberapa hari ini dikecam Israel dan Amerika karena tidak berbuat cukup untuk mengendalikan gerilyawan.
Para pemimpin PA menuduh Israel berusaha melemahkannya melalui serangan hampir setiap hari ke kota-kota Tepi Barat dan kamp-kamp pengungsi. Israel menyatakan harus meningkatkan serangan karena tidak ada tindakan PA terhadap gerilyawan yang mengobarkan dan merencanakan serangan terhadap orang Israel.
Kelompok yang disebut "The Dens of Lions", yang terdiri dari militan dari berbagai kelompok termasuk Hamas, Fatah, Jihad Islam dan lain-lain, menuduh petugas keamanan Palestina membunuh seorang pria usia 53 tahun bernama Faris Yayeesh dalam protes di Nablus menyusul penangkapan Shtayyeh.
Seorang pejabat medis mengatakan autopsi diperlukan untuk menentukan penyebab kematian pria itu, yang tiba di rumah sakit dengan cedera kepala.
Para pemimpin Hamas telah berulang kali mendorong militan di Tepi Barat agar meningkatkan perang melawan Israel dan telah mengupayakan mereka bersatu kembali. (Sumber: VOA)
Baca Juga: Israel Dilaporkan Tangkap Ulama Masjid Al-Aqsa, Sejumlah Warga Palestina Diusir
Berita Terkait
-
Israel Dilaporkan Tangkap Ulama Masjid Al-Aqsa, Sejumlah Warga Palestina Diusir
-
Petani Gaza Temukan Mozaik dari Era Bizantium
-
Momen Achraf Hakimi Disoraki Warga Israel di Laga Maccabi Haifa vs PSG karena Dukung Rakyat Palestina
-
Militer Isreael Tembak Mati Satu Warga Palestina Dalam Bentrokan di Tepi Barat
-
Ribetnya Israel, Seseorang yang Jatuh Cinta ke Warga Palestina Harus Lapor ke Kemenhan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
Terkini
-
Sebut KPK Agak Lambat, Luluk Nur PKB Tetap Apresiasi Penetapan Tersangka Eks Menag Yaqut
-
Kerugian Korupsi Haji Masih Misteri, BPK Sibuk Berhitung Usai Gus Yaqut dan Gus Alex Tersangka
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah
-
Modus Jemput Pakai Sepeda Mini, Pedagang Takoyaki di Kalideres Tega Cabuli Bocah di Bawah Umur
-
Jejak Mentereng Gus Alex: Orang Dekat Yaqut, dari PBNU Kini Tersangka Korupsi Haji Rp1 T
-
Jadi Tersangka KPK Kasus Haji, Inilah Daftar Harta Rp13,7 Miliar Milik Yaqut Cholil Qoumas
-
Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat
-
Tak Cuma Yaqut, Stafsus 'Gus Alex' Ikut Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Gus Alex Turut jadi Tersangka dalam Skandal Korupsi Kuota Haji
-
Isi Flashdisk Penjerat Pandji Pragiwaksono Dibedah Polisi, Ada Rekaman Acara 'Mens Rea'