Suara.com - Putri Candrawathi disinyalir memiliki posisi yang cukup vital di lingkaran kasus Ferdy Sambo dan pembunuhan Brigadir J. Hal inilah yang disebut pakar hukum tata negara Refly Harun, bisa membuat istri Ferdy Sambo itu tidak dipenjara.
Merunut dari motif yang disebutkan pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, motif pembunuhan ini kemungkinan terjadi karena kliennya adalah agen ganda yang mengetahui aib-aib Sambo mengenai konsorsium 303.
Dari kondisi ini, Ferdy Sambo dinilai berada di posisi pelik yang bisa menyeret banyak nama di dalamnya. Masih menurut Kamaruddin, alasan itulah yang membuat Ferdy Sambo memilih menghabisi nyawa Brigadir Yoshua Hutabarat lalu menciptakan motif baru yaitu pelecehan seksual yang dituduhkan kepada Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.
"Politik saling sandera ini bisa membuat motif sesungguhnya tidak bisa terkuak," kata Refly Harun dikutip dari tayangan Youtube-nya yang diunggah Sabtu (29/9/2022).
Menurut Refly, tuduhan pelecehan itu bisa saja gugur tetap Ferdy Sambo harus mengorbankan nama-nama yang terlibat dalam isu konsorsium perjudian 303.
"Ketika tim mau go forward dengan motif non domestik (non pelecehan), maka di situlah Ferdy Sambo akan 'silakan buka tapi saya akan Tijitibeh (mati siji mati kabeh)," jelas Refly.
Hal inilah yang membuat posisi Putri Candrawathi jadi poros utama perputaran kasus ini.
"Itulah sebabnya mengapa Putri Candrawathi tidak ditahan. Artinya dia punya alat bargaining (posisi tawar) yang kuat," katanya.
"Dalam bahasa siapa ya, awas lu boleh menjarain gue tapi kalau lo penjarain istri gue lo tahu akibatnya. Mungkin itu yang ingin dikatakan Ferdy Sambo sehingga saat ini Putri Candrawathi tidak juga ditahan," Refly Harun menduga.
Baca Juga: Kekayaan Kapolda Jatim Nico Afinta Capai Rp 5,9 Miliar, Tak Naik Sepeserpun Selama 3 Tahun!
Kemampuan pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah, pun ditunggu apakah bisa berhasil atau tidak.
"Dalam hal ini apakah sense of justice Febri Diansyah eks KPK bisa melihat ini ketika membela PC,"
Refly menilai, Putri Candrawathi sebenarnya tidak lemah sehingga membuatnya masih bisa berada di luar tahanan meski statusnya sudah tersangka.
"Jadi sebenarnya she is not vulnerable (Dia tidak lemah) dia justru memiliki sebuah posisi yang kuat sehingga walaupun kondisinya memungkinkan untuk ditahan tapi toh dia tidak ditahan," kata Refly.
Sebagai tambahan, Putri Candrawathi telah ditahan di rutan Mabes Polri (1/10/2022). Putri keluar Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 17.25 WIB, dengan mengenakan baju tahanan.
Tampak ia didampingi kuasa hukumnya yang tak lain mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang.
Sambil berlinang air mata, Putri Candrawathi mengaku ikhlas dengan penahanan dirinya setelah 41 hari ditetapkan sebagai tersangka.
"Saya ikhlas diperlakukan seperti ini, dan saya mohon doanya agar bisa melalui semua ini," kata Putri Candrawathi.
Berita Terkait
-
Kekayaan Kapolda Jatim Nico Afinta Capai Rp 5,9 Miliar, Tak Naik Sepeserpun Selama 3 Tahun!
-
Polri Tak Jadi Serahkan Ferdy Sambo Cs ke Kejaksaan Agung Hari Ini, Ada Apa?
-
Pedihnya Gas Air Mata Kanjuruhan Bikin Karier Kapolda Jatim di Ujung Tanduk
-
Ferdy Sambo Disebut Lapor ke Istana hingga Menteri Usai Tembak Brigadir J, Siapa?
-
Batal Hari Ini, Ferdy Sambo Cs Baru Diserahkan ke Kejagung Rabu Lusa, Kok Bisa?
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi