Suara.com - Kapan waktu terbaik mengerjakan sholat taubat? Sholat taubat jam berapa dilakukan? Pertanyaan ini mungkin sedang anda pikirkan.
Sebenarnya untuk menjawab sholat taubat jam berapa bisa dipahami dari pengertian ibadah ini sendiri. Sholat taubat adalah salat sunnah yang dilakukan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa perbuatan semasa hidup.
Artinya untuk meminta ampun kepada Tuhan umat Islam tidak perlu menunggu waktu yang dirasa tepat. Sebab, sudah sepantasnya umat Allah SWT selalu memohon ampunan setiap saat.
Begitu sadar melakukan kesalahan ataupun berbuat dosa, umat Islam dianjurkan langsung bertaubat. Mohon ampunan kepada Allah SWT dan disempurnakan dengan sholat taubat.
Maka, waktu sholat taubat itu bisa dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam. Namun sholat taubat dilarang dilakukan pada waktu yang memang diharamkan untuk salat.
Waktu yang haram dan dilarang untuk melakukan sholat adalah:
- Mulai dari terbit fajar kedua sampai dengan terbit matahari.
- Pada saat terbit matahari hingga matahari naik sepenggalah.
- Pada saat matahari persis di tengah-tengah hingga terlihat condong.
- Mulai dari waktu sholat Ashar hingga matahari tenggelam.
- Saat menjelang matahari tenggelam hingga benar-benar sempurna tenggelamnya.
Sementara itu, sebagian ulama menyatakan kalau waktu pelaksanaan sholat taubat yang utama adalah pada 2/3 malam atau selama salat tahajud dilaksanakan.
Sholat taubat ini sering juga disebut dengan istilah sholat istighfar atau sholat minta ampun. Seseorang yang sudah melaksanakan sholat taubat nasuha, maka semestinya tidak mungkin lagi berbuat dosa atau maksiat dikemudian hari.
Anjuran sholat taubat terdapat dalam QS. At-Tahrim Ayat 8, yang berbunyi:
Baca Juga: Doa Sholat Taubat dan Artinya, Lengkap dengan Tata Cara
"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah SWT dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabb-mu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."
Tata Cara Sholat Taubat
Sama seperti sholat pada umumnya, sholat taubat juga diawali dengan membaca bacaan niat. Berikut adalah bacaan niat sholat taubat:
Ushalli Sunnatat Taubata Rakataini Lillahi Taala.
Yang artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.
Sholat taubat sebaiknya dilakukan seorang diri bukan berjamaah. Karena sholat taubat termasuk dalam sholat nafilah yang tidak dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah.
Berikut ini tata cara sholat taubat yang benar sesuai dengan syariat Islam:
- Niat sholat taubat
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah (sunnah)
- Membaca surat Al-Fatihah,
- Membaca surat-surat pendek
- Rukuk (membaca tasbih rukuk tiga kali)
- Lalu i’tidal (membaca doa i’tidal).
- Sujud (membaca tasbih sujud tiga kali)
- Kemudian duduk di antara dua sujud (membaca doa robbighfirlii warhamnii)
- Sujud kedua (membaca tasbih sujud tiga kali).
- Selanjutnya, bangun melanjutkan rakaat kedua seperti urutan di atas sampai yang ke 10.
- Tasyahud akhir (membaca tasyahud akhir)
- Salam, kemudian berdoa mohon ampunan.
Adapun doa setelah sholat taubat yang dapat anda baca adalah sebagai berikut:
"Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. a’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuua laa yaghfirudz dzunuuba illa anta"
Artinya: "Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hambamu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku padamu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau."
Seperti itu penjelasan tentang kapan waktu terbaik mengerjakan sholat taubat. Sekarang anda sudah paham bahwa sholat taubat dilakukan kapan saja tidak terpaku jam berapa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer