Suara.com - Perjalanan kasus korupsi ASABRI kini memasuki babak baru. Benny Tjokrosaputro, Komisaris PT Hanson Internasional TBK dituntut hukuman mati oleh jaksa atas kasus yang dilakukannya.
Dalam hal ini, Benny dituntut hukuman mati juga karena jaksa menilai selama persidangan Benny tidak menunjukkan perasaan bersalah atas korupsi yang telah ia lakukan. Investasi "bodong" yang dilakukannya terhadap bursa pasar modal ini telah menyalahi aturan hingga merugikan negara hingga Rp 22,7 T.
Nama Benny pun kini menjadi sorotan, terlebih dirinya yang terkenal sebagai keturunan konglomerat yang kini harus menerima kenyataan untuk dibui bahkan dituntut hukuman mati.
Benny Tjokrosaputro ini lahir di Surakarta, pada tahun 1969 silam. Pria yang akrab disapa Bentkjok ini pernah masuk dalam daftar orang terkaya versi Forbes pada tahun 2019. Kesuksesannya di dunia bisnis bahkan membuatnya berhasil meraih kekayaan hingga Rp 9,38 T. Ia pun menjadi orang ke 43 dalam urutan orang terkaya di Indonesia pada waktu itu.
Kelihaiannya dan kesuksesannya dalam dunia bisnis tentu dipengaruhi latar belakangnya yang merupakan cucu seorang pengusaha terkenal, Kasom Tjokrosaputro.
Sang kakek merupakan pemilik merk Batik Keris dan banyak anak perusahaannya. Hingga kini, grup bisnis sang kakek masih bersinar dan menjadi salah satu brand fashion Indonesia yang mendunia.
Bentjok pun mengikuti jejak sang kakek. Saat masih berkuliah, Bentjok telah aktif dalam komunitas saham dan menjadi seorang investor sejak belia. Ia bahkan rela menyisakan uang tabungan kuliahnya untuk masuk ke dunia saham. Ayahnya, Handoko Tjokrosaputro pun mendukung anaknya untuk memulai bisnis dengan memegang beberapa perusahaan garmen milik sang ayah.
Berkat kegigihan dan dukungan dari orang tuanya, Bentjok pun berhasil mengembangkan bisnis sang ayah setelah melewati lika-liku yang panjang. Hingga kini, perusahaan bernama PT Hanson Internasional Tbk tersebut menjadi salah satu perusahaan pengembang yang maju di Indonesia.
Kasus korupsi yang dilakukan oleh Bentjok ini jelas merugikan negara. Bentjok dan tersangka lainnya terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di kasus pengelolaan investasi saham Jiwasraya. Kerugian besar negara di Jiwasraya ini disebabkan karena adanya salah pengelolaan dana investasi dari produk JS Saving Plan.
Baca Juga: Kasus Korupsi Asabri, Kejaksaan Agung Sita Harta Benny Tjokro
Namanya terseret dalam kasus korupsi besar dari dua BUMN asuransi tersebut karena Jiwasraya dan ASABRI menempatkan dana investasi besar di perusahaan properti yang dimiliki oleh Bentjok tersebut. Ia pun dilaporkan bersama sang adik, Teddy Tjokrosaputro yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini.
Kontributor : Dea Nabila
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Asabri, Kejaksaan Agung Sita Harta Benny Tjokro
-
Lagi, Korupsi Benny Tjokrosaputro dijatuhi Hukuman Mati
-
Siapa Benny Tjokro? Cucu Pengusaha Batik Terkenal Dituntut Hukuman Mati atas Korupsi Asabri
-
Benny Tjokrosaputro Dituntut Hukuman Mati karena Kasus Korupsi
-
Dinilai Rugikan Negara Rp22,788 Miliar Namun Tidak Menunjukkan Rasa Bersalah, Benny Tjokrosaputro Dituntut Hukuman Mati
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok