Suara.com - Sebuah unggahan video YouTube dengan klaim yang menyebutkan bahwa, Ibu Negara Iriana Jokowi terbaring di rumah sakit pasca insiden terpeleset di tangga pesawat.
Peristiwa itu terjadi ketika Iriana sedang mendampingi Jokowi di Bali pada Senin (14/11/2022).
Terlihat pada postingan akun Youtube bernama Kopi Gosip, gambar Presiden Jokowi memakai setelan kemeja putih seolah-olah berada di ruangan rumah sakit (RS).
Di hadapan Jokowi tampak seorang perempuan berbaring di tempat tidur RS diduga adalah Iriana Jokowi. Selain itu, gambar putra bungsu mereka bernama Gibran Rakabuming juga terpampang pada thumbnail.
"Kondisi Terkini Ibu Iriana Usai Jatuh, Mohon Doanya Semoga Baik-baik Saja," tulis narasi pada thumbnail dikutip pada Selasa, (15/11/2022).
Apakah klaim pada postingan benar?
Berdasarkan penelusuran tim pencari fakta, informasi yang beredar tersebut adalah hoax atau tidak benar.
Penjelasan
Postingan ini berisi potongan dokumentasi video yang digabung menjadi satu.
Baca Juga: Ajak Pemimpin Negara G20 Makan Siang di Tepi Pantai Bali, Jokowi: Well, Enjoy Your Lunch
Sementara itu, suara narator pada video mengulas kejadian yang dialami Ibu Negara.
Menurut keterangan Gibran Rakabuming yang dibaca narator, memastikan kondisi sang ibunda dalam keadaan baik usai insiden jatuh dari tangga pesawat.
Walikota Solo itu membeberkan penyebab utama Iriana Jokowi terpeleset dari tangga diduga karena kelelahan. Iriana Jokowi hanya kecapean usai agenda Minggu-minggu ini terbilang sangat padat.
Selain itu, Gibran juga memastikan Iriana Jokowi dalam kondisi baik dan tidak mengalami cedera apapun usai insiden jatuh tangga pesawat.
Faktanya, video dengan durasi 2.24 detik tersebut tidak menggambarkan kondisi Iriana Jokowi di rumah sakit usai insiden terpeleset itu. Gambar thumbnail pada video dipastikan hasil editan bukan sungguhan.
Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tampak baru keluar dari pesawat saat tiba di Bali pada Senin, (14/11/2022).
Berita Terkait
-
Hoaks! Megawati Bubarkan Acara PDIP dan Langsung Usir Puan Maharani Keluar
-
'Jokowi Tak Manusiawi, Istri Jatuh Kok Diam Saja' Kritik Pedas Dokter Tifa Soal Insiden Iriana Terpeleset di Tangga Pesawat
-
Jokowi Absen di HUT NasDem, PDIP Dapat Nilai Buruk: Partai Pendendam!
-
Penjor KTT G20 Habiskan Dana Miliaran: Ukuran Sedang Rp 2,5 Juta, Penjor Besar Rp 5 Juta
-
Hampir Satu Jam Jokowi Berdiri di Panggung Sambut Dan Salami Delegasi KTT G20 Bali
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan