Suara.com - Mantan Gubernur Jawa Timur dan Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo atau biasa disapa Pakde Karwo kembali berlabuh ke Partai Golkar. Kabar ini dibenarkan Anggota Dewan Pakar DPP Partai Golkar Ridwan Hisjam pada Senin (2/1/2023).
Pakde Karwo sebelumnya memang diusung oleh Partai Golkar, yakni saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2008. Adapun menurut Ridwan, Karwo akan masuk di struktur Partai Golkar sebagai Wakil Ketua Dewan Pakar.
Perpindahannya ini membuat rekam jejak politik Pakde Karwo juga turut disorot. Pria berusia 72 tahun itu memang sudah melekat cukup lama dengan Partai Demokrat dan Jawa Timur. Berikut informasinya.
Rekam Jejak Politik Pakde Karwo
Pakde Karwo memulai kariernya di bidang politik pada tahun 2008. Saat itu, ia memberanikan diri mengikuti Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang didampingi Saifullah Yusuf. Beruntung, pasangan ini menang dengan perolehan suara 50,11 persen.
Dalam pemilihan itu, Pakde Karwo diusung oleh Partai Golkar. Namun, pada tahun 2015, ia pindah ke Demokrat. Di partai tersebut, dirinya bahkan dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim.
Pakde Karwo dan Saifullah Yusuf kembali terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk periode 2014-2019. Adapun setelah menerima jabatan ini, Pakde Karwo banyak menciptakan terobosan baru.
Salah satunya adalah mengeluarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 71 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Provinsi Jawa Timur.
Dalam aturan itu tercatat bahwa makanan tradisional tidak hanya untuk pejabat dan pegawai negeri sipil saja. Melainkan juga wajib dikonsumsi seluruh rakyat. Hal itu untuk menjaga kebudayaan Jawa Timur sekaligus meningkatkan perekonomian mikro.
Baca Juga: Rampung Diperiksa KPK, Wakil Ketua MPR Syarief Hasan Dicecar Selama 1 Satu Jam Lebih
Selain itu, di bawah kepemimpinannya, Pakde Karwo sukses membawa perekonomian Jawa Timur memperoleh angka lebih tinggi dari capaian nasional. Pada triwulan ketiga 2018, perekonomian Jawa Timur bisa meningkat hingga 5,40 persen.
Indeks Pembangunan Manusia atau IPM di Jawa Timur juga terus meningkat tiap tahunnya. Pada 2017, IPM Jatim berada di angka 70,27. Ini naik sebesar 0,76 dibandingkan 2016 yang hanya mencapai 69,74 persen.
Jelang masa jabatannya habis, Pakde Karwo menggelar acara Mohon Diri Purnatugas di Gedung Negara Grahadi, Surabaya pada Senin (11/2/2019) malam. Setelah lengser, ia diangkat menjadi anggota Wantimpres.
Belakangan, ia yang melekat dengan Partai Demokrat pindah ke Partai Golkar. Menurut Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, kepindahan itu memberikan efek elektoral positif pada Golkar, khususnya di Jatim.
"Ya karena beliau tokoh di Jatim yang punya relasi kuat sebagai patron, ya tetap punya efek elektoral ke Golkar. Apalagi beliau pernah menjabat sebagai Gubernur Jatim dua periode, pasti punya relasi kuasa ciamik untuk peta elektoral di Jatim," katanya mengutip beritajatim.com jejaring Suara.com, Rabu (4/1/2023).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Demokrat Tolak Proporsional Tertutup, Andi Mallarangeng Nilai Sistemnya Bisa Ciptakan Kader-kader 'Jenggot'
-
Rampung Diperiksa KPK, Wakil Ketua MPR Syarief Hasan Dicecar Selama 1 Satu Jam Lebih
-
'Kemunduran Demokrasi', Elite Demokrat Sebut Proporsional Tertutup Seakan Mengebiri Hak Rakyat di Pemilu
-
Isu PKS-Demokrat 'Selingkuh' Masuk Kabinet, Faldo Maldini Kasih Bocoran: Demi Husnul Khotimah
-
Kasus Korupsi di Kementerian Koperasi dan UMKM, KPK Panggil Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan Demokrat
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran