Sosok Jumhur Hidayat dikenal sebagai aktivis pergerakan dan pemberdayaan rakyat. Ayahnya merupakan seorang pejabat di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo). Meskipun mempunyai ayah seorang pejabat, Jumhur dididik untuk hidup sederhana.
Pada tahun 2007, Jumhur menikah dengan Finalis Puteri Indonesia 2001, Alia Febyani Prabandari. Dari pernikahannya tersebut, pasangan tersebut dikaruniai empat orang anak.
Jumhur juga diketahui kerap berpindah-pindah saat menempuh pendidikan formalnya. Jumhur pernah bersekolah di SD Menteng Pulo Pagi Jakarta Selatan, kemudian ia pindah ke SD Menteng 02 Pagi Jakarta Pusat.
Jumhur melanjutkan pendidikan menengah pertamanya di SMPN 1 Jakarta Pusat sebelum akhirnya pindah ke SMPN 1 Denpasar. Pada saat SMA, Jumhur diketahui pernah bersekolah di SMAN 1 Denpasar dan kemudian dipindahkan di SMAN 3 Bandung.
Setelah lulus, Jumhur melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mengambil Teknik Fisika. Namun, Jumhur diduga dikeluarkan dari ITB karena terlibat dalam aksi penolakan Menteri Dalam Negeri Rudini. Ia pun melanjutkan kuliahnya di Universitas Nasional Jakarta dan lulus di tahun 1996.
Pada saat berkuliah, Jumhur mulai aktif menjadi seorang aktivis. Pada awal tahun 1993, Jumhur aktif di Center for Information and Development Studies (CIDES). CIDES sendiri merupakan lembaga pusat kajian pembangunan yang dipelopori oleh tokoh-tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI). Di lembaga tersebut, Jumhur dipercaya menjabat sebagai direktur eksekutif.
Tidak hanya aktif di CIDES, Jumhur juga kerap terlibat dalam aktivitas sosial lainnya. Seperti menjadi pembicara tunggal dalam acara-acara yang diselenggarakan oleh sejumlah lembaga sosial internasional, beberapa diantaranya yaitu International Defence and Strategic Studies (IDSS) Singapura, The United States-Indonesia Society Washington DC.
Tidak hanya itu, Jumhur juga tercatat pernah mengikuti sejumlah pelatihan dan konferensi di beberapa ibu kota negara seperti Manila, Kuala Lumpur, Cape Town, dan juga Jakarta.
Jumhur pun kemudian mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo). Kedua yayasan tersebut diketahui bergerang di bidang pemberdayaan buruh/pekerja.
Baca Juga: 'Jokowi Maunya Apa?' Pengamat Duga Reshuffle Kabinet Hanya untuk Alihkan Isu Perppu Cipta Kerja
Tak cukup sampai di situ, Jumhur juga terlibat dalam beberapa organisasi buruh lain seperti Gabungan Persatuan Sopir Indonesia (Gapersi) dan Asosiasi Pedagang Grosir Keliling Indonesia.
Di tahun 2007, Jumhur dipercaya untuk menjadi Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan TKI dan diberhentikan tujuh tahun setelahnya.
Kemudian, pada Pemilu Presiden 2014, Jumhur juga menjadi relawan Jokowi sebagai Koordinator Aliansi Rakyat Merdeka (ARM). Namun, pada Pemilu Presiden 2019, Jumhur beralih mendukung Prabowo Subianto.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
'Jokowi Maunya Apa?' Pengamat Duga Reshuffle Kabinet Hanya untuk Alihkan Isu Perppu Cipta Kerja
-
Mahfud MD 'Lepeh' Ajakan Jumhur Hidayat Debat Soal Perppu Cipta Kerja: Saya Usul Biar Dia Nantangin Ngabalin
-
Diejek Bodoh Oleh Mahfud MD, Rizal Ramli Ketawa: Dia Panik Karena Membela Yang Tidak Benar
-
Rizal Ramli 'Dukung' Pemakzulan Jokowi: Bisanya Cuma Utang dan Nyusahin Rakyat, Mundur Saja
-
Rizal Ramli Semprot Mahfud MD Usai Dituding Bodoh dan Ngawur: Munafik Kelas Berat, Lucu!
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana