Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerbitkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) elektronik yang dilengkapi chip. BPKB elektronik yang menyerupai paspor ini nantinya dapat diakses dengan teknologi Near Field Communication (NFC) di smartphone.
"Ada chip, ada ID. Kemudian apa kemudahannya? Bisa NFC dengan smartphone," kata Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2023).
Yusri menjelaskan data dalam BPKB elektronik tersebut nantinya juga akan tersimpan di arsip digital yang tengah disiapkan. Sehingga nantinya akan mempermudah dan mempercepat proses perubahan data seperti mutasi, balik nama dan sebagainya.
"Arsip digital ke depan sudah tidak menggunakan lagi berkas-berkas. Sekarang ini sudah mendekati 4.0 ya. Ini semuanya serba digital bagi dan masuk data base tersebut ke dalam server yang sudah dipersiapkan," ungkap Yusri.
Lebih lanjut, Yusri mengklaim nantinya apabila semua berkas terkait kepemilikan kendaraan di seluruh Samsat telah diubah menjadi digital, masyarakat yang hendak melakukan mutasi tidak akan memakan waktu seharian.
"Ini saya kaitkan tadi dengan arsip digital, teman-teman besok ke depan kalau mau mutasi sudah berjalan mutasi itu enggak sampai satu hari, enggak sampai setengah hari. Apabila persyaratannya sudah diikuti semuanya ya: sudah bayar pajak, sudah bayar semua ketentuannya, kemudian tinggal datang ke bagian BPKB mau mutasinya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polri Luncurkan Buku Panduan Ujian SIM Berisi 1.200 Soal Bulan Depan, Akan Disebar di Stasiun, Bandara Hingga Sekolah
-
Banyak Warga Ngeyel Akali Tilang Elektronik, Korlantas Polri Kembangkan Pelat Nomor Pakai Cip Dan QR
-
Jelang Nataru, Korlantas Siapkan Pengamanan dan Pelayanan untuk Masyarakat Indonesia
-
Peralihan Tilang Manual ke Elektronik, Korlantas Polri: Tak Ada Hal Signifikan soal Jumlah Pelanggaran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan