Suara.com - Pada bulan Februari, ada hari yang biasa dijadikan sebagai momen untuk merayakan hari kasih sayang atau hari Valentine. Namun dalam Islam, setiap umat Muslim tidak dianjurkan untuk ikut merayakannya. Lantas, kenapa orang islam tidak boleh merayakan hari valentine? Berikut ini ulasannya.
Seperti yang sudah diketahui, perayaan hari Valentine ini umumnya identik dengan hadiah coklat, boneka, bunga, atau hal-hal lainnya yang berbau romantis lainnya yang diberikan kepada kekasih orang terdekat.
Bicara tentang hari Valentine, jika dilihat dari sejarahnya, perayaan Hari Valentine ini berawal dari budaya bangsa Romawi Kuno untuk memeringati hari kematian pendeta yang bernama Santo Valentine.
Karena bukan dari budaya Islam, itulah kenapa orang islam tidak boleh merayakan hari valentine. Untuk lebih jelasnya, berikut ini hukum merayakak Hari Valentine menurut pandangan Islam yang dilansir dari suara.com.
1. Menurut MUI (Majelis Ulama Indonesia)
Menurut Fatwa MUI No 3 Th 2017 diperingatkan bahwa haram hukumnya merayakan hari Valentine 14 Februari bagi setiap umat muslim. Menurut fatwa MUI, Hari Valentine bukan tradisi Islam, dinilai menjerumuskan para pemuda muslim ke dalam pergaulan bebas, dan berpotensi membawa keburukan.
Selain itu, Fatwa MUI menyebut merayakan hari valentine haram karena merujuk pada Alquran dan Hadis Rasulullah SAW. Salah satunya seperti dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Dawud uang bunyinya sebagai berikut:
“Dari Abdullah bin Umar berkata, bersabda RasulullahSaw: Barang siapa yang menyerupakan diri pada suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka”.(HR Abu Dawud )
2. Menurut NU (Nahdlatul Ulama)
Nahdlatul Ulama dalam website resminya menyatakan bahwa, perayaan hari Valentine harus berfokus pada inti dari perayaannya itu sendiri yaitu untuk menolong serta mengasihi sesama muslim. Disamping itu, perayaan valentine juga harus difilter agar substansinya tak melenceng dari ajaran agama Islam.
3. Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah memiliki pendapat yang sama dengan MUI Jawa Timur, yang menganggap hari Valentine bukan kegiatan yang harus dirayakan umat muslim. Muhammadiyah juga memberikan saran agar organisasi pemuda harus bisa lebih kreatif serta inovatif agar dapat menjalankan kegiatan positif tanpa perlu merayakan Hari Valentine.
Jadi, kesimpulannya kenapa orang islam tidak boleh merayakan hari valentine? Karena hari valentine bukan budaya atau tradisi Islam dan dikhawatirkan akan membawa dampak buruk dan melengceng dari ajaran Islam.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Isra Miraj 2023 Tanggal Berapa Hijriah? Cek Hari Besar Kalender Islam di Sini
-
Hukum Merayakan Hari Valentine dalam Islam, Haram atau Boleh Ya?
-
40 Kartu Ucapan Hari Valentine 2023 Singkat, untuk Orang Terkasih
-
35 Ucapan Selamat Hari Valentine 2023 untuk Pacar yang Super Romantis
-
5 Hadiah Valentine untuk Pacar Cewek, Dijamin Bikin Tambah Sayang
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!