News / Nasional
Kamis, 02 Februari 2023 | 20:42 WIB
Ilustrasi khatib khutbah - Contoh Khutbah Jumat Bulan Rajab Tentang Menjemput Kemuliaan Rajab (Pexels)

Suara.com - Berdasarkan penanggalan kalender Islam atau disebut dengan hijriah, sejak tanggal 23 Januari 2023, umat Islam telah memasuki bulan Rajab. Seperti yang diketahui, bulan Rajab adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Nabi Muhammad SAW. Mengingat betapa mulianya bulan ini, berikut contoh khutbah Jumat bulan Rajab. 

Contoh khutbah Jumat bulan Rajab kali ini dapat dibacakan di depan jamaah ketika khutbah sholat Jumat. Adapun khutbah Jumat bulan Rajab berikut bertemakan tentang kemuliaan bulan Rajab. Simak contoh khutbah  Jumat bulan Rajab dikutip dari laman NU Online

Keumuliaan Bulan Rajab 

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah 

Mari kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat pada siang ini kita semuabdapat menjalankan sholat Jumat berjamaah. 

Karenanya, pada kesempatan kali ini mari kita semua memaksimalkan ibadah dengan menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan atau takwallah. Kita harus terus berupaya agar selalu takwa kepada Allah SWT di setiap pekan terus bertambah, amin ya rabbal almin. 

Hadirin Rahimakumullah 

Ketakwaan menjadi sebuah perintah untuk senantiasa selalu ditingkatkan sebagai pertanda untuk mengarungi keterlenaan dalam kehidupan. Buah dari ketakwaan bisa berupa terwujudnya sebuah kesadaran untuk kita senantiasa menjalankan perintah yang telah ditetapkan dan menjauhi segala larangan dari Allah SWT, Tuhan semesta Alam.  

Oleh sebab itu, saya selaku khatib menanamkan kepada diri saya sendiri dan umumnya kepada jamaah sekalian untuk selalu meningkatkan ketakwaan. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang bertakwa dan akan mendapatkan petunjuk kebenaran.  

Baca Juga: Isra Miraj 27 Rajab 2023 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek Kalender Islam di Sini

Semoga kita senantiasa diberi jalan keluatbdari segala permasalahan dan kesulitan hidup yang kita hadapu. Sebagai umat Islam, kita harus selalu yakin terhadap firman yang sudah Allah SWT tegaskan dalam Al-Qur’an: 

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya” (At-Thalaq ayat 2). 

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah 

Pada kesempatan siang ini, saya akan menyampaikan khubah Jumat yang berjudul: Rajab Tiba, Tingkatkan Doa Tinggalkan Segala Dosa Demi Meraih Kemuliaan-Nya. Tema kali ini diangkat karena Alhamdulillah, kita telah memasuki bulan ke-7 dari perhitungan kalender bulan Qamariah yaitu bulan Rajab. 

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan mulia atau asyhurul hurum selain bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharrram. Hal ini telah disebutkan dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 36: 

Artinya, “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram (mulia).”  

Bulan Rajab termasuk bulan spesial di dalam sejarah Islam. Hal ink sebagaimana disebutkan dalam Kitab I‘anatut Thalibin yaitu menjadi turunan kata dari “tarjib” yang yang memiliki arti mengagungkan atau memuliakan. Sehingga di zaman dahulu, masyarakat Arab sangat memuliakan bulan Rajab di atas bulan-bulan lainnya. 

Para ulama pun juga memaknai kata “Rajab” sebagai “Al-Ashabb” yang artinya “mengucur” atau “menetes”. Hal ini lantaran derasnya tetesan kebaikan dan juga keberkahan yang terjadi pada bulan Rajab. 

Istilah lain bulan Rajab juga disebutkan sebagai “Rajam” yang memiliki makna melempar karena musuh serta setan pada bulan ini akan dikutuk dan dilempari sehingga mereka semua tidak jadi menyakiti para wali dan orang-orang yang saleh. 

Pada bulan Rajab, kita semua diperintahkan Allah SWT untuk senantiasa banyak beribadah dan memanjatkan doa. Hal ini karena, ibadah di bulan Rajab memiliki keistimewaan tersendiri dan akan dilipatgandakannya segala pahala dari ibadah yang kita lakukan. 

Oleh karena itu, Muslimin rahimakumullah 

Selain berkhirtiar untuk memperbanyak ibadah, kita juga harus memperbanyak doa agar kita senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan ibadah yang dilakukan pada bulan Rajab. Doa ini merupakan wujud tawakkal kepada Allah SWT juga diharapkan mampu membuat kita terhindar dari kemaksiatan dan dosa.  

Doa menjadi elemen paling penting dalam sebuah ikhtiar yang telah dilakukan. Karena kita juga harus menyadari bahwa ada faktor di luar kehendak kita yang bisa mewujudkan ataupun menggagalkan keinginan. Dialah Allah SWT yang menjadi penentu segala yang terjadi dalam kehidupan kita di dunia, sehingga kita harus terus berdoa dan semoga Allah SWR mengabulkan doa kita. Allah SWT berfirman: 

Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kalian kepada-Ku, niscaya akan Kukabulkan bagi kalian'." (QS Ghâfir: 60). 

Rasulullah SAW bersabda: 

Artinya, “Doa adalah senjata orang mukmin, pilar agama (Islam), dan cahaya langit dan bumi.” (HR Al-Hakim). 

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah  

Di antara doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan pada bulan Rajab adalah doa agar kita diberi umur panjang dan penuh dengan keberkahan. Doa tersebut harus banyak dipanjatlan pada bulan Rajab agar kita bisa menjalani bulan Rajab, bertemu dengan bulan Sya’ban, dan bisa bertemu dengan bulan Ramadhan. 

Kehadiran bulan Rajab menjadi tanda bahwa Sya’ban akan segera tiba dan Ramadhan akan kita jumpai. Tiga bulan tersebut seolah menjadi satu kesatuan yang oleh Nabi Muhammad dirangkum dalam sebuah untaian doa: 

Allahumma barik lana fi rajaba wa sya'bana wa balighna Ramadhana 

Artinya: "Ya Allah, berkahilah umur kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikanlah (umur) kami hingga bulan Ramadhan." 

Mari kita perbanyak kesunahan doa ini dalam berbagai kesempatan seperti sebelum mengerjakan sholat berjamaah di masjid ataupun setelah sholat dalam doa-doa kita. Rasulullah SAW juga telah menyebutkan para pemilik dari tiga bulan yang mulia ini dalam haditsnya. Ia menyebutkan bahwa bulan Rajab merupakan bulan milik Allah SWT, bulan Sya’ban adalah bulan milik Nabi Muhammad SAW dan bulan Ramadhan adalah bulan ummat Islam. 

Pada bulan Rajab ini mari kita semua bertekad kuat di dalam hati untuk tidak mengulangi lagi maksiat dan juha dosa yang kita lakukan sebelum ajal menjemput. Karena kita tidak pernah tahu kapan kita akan meninggalkan dunia yang sementara ini. Allah SWT berfirman: 

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai” (QS at-Tahrim: 8) 

Hadirin Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, 

Semoga kita semua diberikan keberkahan di bulan Rajab dan di bulan Sya’ban, dan kita diberi kesempatan untuk bisa bertemu kembali dengan bulan Ramadhan. Amin Ya Rabbal Alamin. 

Nah itu tadi contoh khutbah Jumat bulan Rajab. Semoga kita senantiasa menjadi hamba Allah yang bertakwa dan beramal sholeh.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More