Ilustrasi cara lapor SPT Tahunan orang pribadi 1770. (Pixabay/stevepb)
9. Lakukan pembetulan SPT jika ada kesalahan pada SPT Tahunan yang sudah dilaporkan sebelumnya
10. Klik Kirim Permintaan
11. Sistem secara otomatis akan mengunduh e-Form
12. Buka dokumen, pilih Pembukuan jika ingin laporan keuangan, pilih Pencatatan jika tidak membuat laporan keuangan.
LAMPIRAN IV Bagian A
- Isi daftar harta yang dimiliki akhir tahun
- Jika ingin menambahkan daftar harta, klik simbol +
- Pilih kode harta sesuai jenisnya, lalu isi keterangan Nama Harta dan Tahun Perolehan
- Pada Harga Perolehan, cantumkan nilai saat memperoleh harta
- Isi deskripsi lebih lanjut di kolom keterangan, misal: pelat nomor kendaraan
LAMPIRAN IV Bagian B
- Isi daftar utang di akhir tahun
- Jika ingin menambahkan utang lain, klik simbol +
- Pilih kode utang sesuai jenisnya, nama pemberi pinjaman, alamat pemberi pinjaman, tahun pinjaman dan jumlah utang tersisa di akhir tahun
LAMPIRAN IV Bagian C
- Isi daftar anggota keluarga sesuai kondisi awal tahun pajak SPT yang dilaporkan
- Klik Halaman Selanjutnya.
LAMPIRAN III Bagian A
- Isi data Penghasilan Final dan/atau yang Bersifat Final sesuai bukti potong yang ada
- Isi Nilai Penghasilan Bruto dan PPh Terutang
- Untuk PPh Final UMKM 0,5%, beri tanda centang pada poin 16, lalu klik tombol PPh Final PP 46/23 yang muncul di atas formulir
- Isi data secara lengkap, lalu pindahkan nilai ke Lampiran III dengan mengeklik YA
- Klik Halaman Sebelumnya dan sistem otomatis menghitung total PPh Terutang
LAMPIRAN III Bagian B
- Isi penghasilan bruto yang tidak termasuk objek pajak sesuai Pasal 4 ayat (3) UU PPh
LAMPIRAN III Bagian C
- Ini bagian pisah harta atau pilihan memenuhi kewajiban pajak secara terpisah, isi penghasilan bruto istri atau suami
- Klik Halaman Selanjutnya.
LAMPIRAN II
- Isi Nama, NPWP, Nomor Bukti Pemotongan atau Pemungutan, Tanggal Bukti Pemotongan, Jenis Pajak, dan Jumlah PPh yang dipungut atau dipotong
- Jika punya lebih dari satu bukti potong, tambahkan kolom dengan klik tombol +
- Klik Halaman Selanjutnya.
LAMPIRAN I Bagian A
- Hanya diisi jika kamu menyelenggarakan pembukuan
- Isi identitas pembukuan:
- Poin 1 : Isi Penghasilan Bruto, Harga Pokok Penjualan, Biaya Usaha untuk mendapat penghasilan neto
- Poin 2 : Dalam hal terdapat biaya yang tidak dapat dibebankan sesuai ketentuan perpajakan, lakukan penyesuaian fiskal positif dengan mengisi poin 2
- Poin 3 : Lakukan penyesuaian fiskal negatif sesuai ketentuan pada kolom yang tersedia
- Sistem akan menghitung total penghasilan neto sesuai ketentuan perpajakan atau penghasilan neto fiskal pada poin 4 secara otomatis
- Klik Halaman Selanjutnya.
LAMPIRAN 1 Bagian B
- Diisi jika tak melakukan pembukuan, tapi melakukan pencatatan
- Isi Peredaran Usaha, Persentase Norma sesuai ketentuan dan Penghasilan Neto dengan mengalikan peredaran usaha dan persentase norma.
LAMPIRAN I Bagian C
- Jika kamu juga bekerja di perusahaan, isi Nama Pemberi Kerja, Penghasilan Bruto dan Pengurangan Penghasilan Bruto sesuai bukti potong yang diterima dari perusahaan
LAMPIRAN I Bagian D
- Isi Penghasilan Bersih dari Dalam Negeri yang Bukan Final, seperti bunga selain tabungan dan deposito, royalti, sewa selain tanah dan bangunan, penghargaan hadiah selain undian, keuntungan pengalihan harta dan penghasilan lain
- Klik Halaman Selanjutnya.
LAMPIRAN INDUK SPT 1770
- Lengkapi data lalu isi status kewajiban perpajakan suami atau istri
- Isi status PTKP di Poin B 10
- Data akan otomatis dipindahkan ke lampiran induk yang dimasukkan pada formulir sebelumnya
- Isi pada kolom yang tersediajika punya penghasilan neto dari luar negeri, zakat, kompensasi kerugian, pengembalian atau pengurangan PPh Pasal 24 yang telah dikreditkan
- Isi jumlah angsuran bulan yang telah dibayar pada poin B 17
- Masukkan nominal pokok pajak dalam hal membayar PPh Pasal 25
- Jika SPT nihil, kamu bisa lanjut pengisian pada poin G. Namun jika kurang bayar, isi tanggal pelunasan PPh Kurang Bayar
- Jika SPT Lebih Bayar, pilih restitusi, pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak sesuai Pasal 17C atau sesuai Pasal 17D
- Kelebihan pembayaran pajak lebih dahulu diperhitungkan dengan utang pajak
- Di Poin F 21, kamu bisa menentukan angsuran PPh 25 di tahun pajak berikutnya
- Pada Poin G, pilih dokumen yang dilampirkan
- Setelah itu, isi tanggal pembuatan SPT lalu klik Submit
- Unggah lampiran yang diperlukan
- Isi kode verifikasi yang dikirim ke email lalu klik Submit
- SPT akan terekam pada sistem Ditjen Pajak
- Kamu akan mendapat bukti penerimaan elektronik (BPE) sebagai bukti telah melaporkan SPT. Selesai.
Demikian cara lapor SPT Tahunan orang pribadi 1770.Semoga informasi ini bermanfaat dan segera laporkan pajakmu untuk menghindari terjadi penumpukan di akhir masa laporan SPT Tahunan.
Kontributor : Rima Suliastini
Komentar
Berita Terkait
-
Lapor SPT Palsu, Pengusaha Asal Banten Ditangkap Sri Mulyani
-
Cara Mendapatkan EFIN untuk Lapor SPT Tahunan
-
Syarat Berkas Lapor SPT Tahunan, Ini 3 Dokumen yang Dibutuhkan dan Cara Mendapatkannya
-
Apakah Ada Denda Telat Lapor SPT Tahunan? Cek Besaran Nominalnya
-
SPT Tahunan Nihil Apakah Wajib Lapor? Cek Dulu Peraturan Terbarunya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis