Suara.com - Ferdy Sambo, sosok eks Kadiv Propam yang membunuh ajudannya sendiri yakni Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) menambah daftar terpidana mati di Indonesia.
Adapun Sambo divonis mati oleh majelis hakim pada sidang pembacaan putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023).
Sambo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta merampas nyawa Yosua dengan perencanaan terlebih dahulu sebagaimana yang didakwakan. Suami Putri Candrawathi itu terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 49 UU ITE juncto Pasal 55 KUHP.
Sosok terpidana mati sebelum Ferdy Sambo
Pemerintah Indonesia telah beberapa kali mempidana mati para penjahat dari teroris, pembunuh, hingga gembong narkoba.
Sambo menjadi satu dari segelintir pidana mati yang akan menghadapi regu tembak di Pulau Nusakambangan.
Lantas timbul pertanyaan di tengah-tengah publik, kapan Indonesia terakhir kali melakukan eksekusi pidana mati?
Indonesia terakhir kali melakukan eksekusi pada terpidana mati pada Jumat, 29 Juli 2016, dini hari di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Kala itu, sebanyak empat terpidana mati ditempat usai dieksekusi oleh regu tembak. Salah satu sosok terpidana mati tersebut adalah Freddy Budiman, seorang gembong narkotika yang namanya tak asing di telinga masyarakat.
Baca Juga: Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Mahfud MD Beri Komentar Menohok
Selain Freddy, ada beberapa terpidana narkotika yakni Michael Titus Igweh (Nigeria), Humprey Ejike (Nigeria), dan Gajetan Acena Seck Osmane (Afrika Selatan).
Dosa Freddy Budiman vs Ferdy Sambo
Freddy Budiman dan Ferdy Sambo meski memiliki nama yang hampir terdengar sama di telinga, mereka memiliki 'dosa' yang berbeda sehingga mereka harus menghadapi regu tembak.
Ferdy Sambo dihukum mati lantaran menembak mati ajudan setianya sendiri yakni Brigadir Yosua. Perbuatan Sambo tersebut dinilai telah mencoreng institusi Polri. Belum lagi dalam perjalanan kasusnya, Sambo kerap ketahuan membuat skenario untuk menutupi perbuatannya itu.
Sambo juga turut menyeret beberapa rekannya di kepolisian dalam kasus tersebut. Bahkan tak sedikit dari mereka yang kariernya harus terhenti.
Freddy Budiman di sisi lain merupakan seorang 'Raja Sabu' yang menjadi momok di tengah masyarakat.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Mahfud MD Beri Komentar Menohok
-
Hal-hal yang Meringankan Vonis Hukuman Bharada E
-
Bela Sambo dan Kritik Vonis Ringan Bharada E, Farhat Abbas Sindir Hakim: Yang Megang Palu Kebanyakan Nongkrong Ditemani Cewek
-
Momen Bharada E Dikawal Ketat LPSK Usai Divonis 1,5 Tahun Penjara, Netizen: Kaya Paspampres Ngamanin Presiden Gercep Siaga
-
Akhirnya Terungkap! Ini Algojo yang Bakal Tembak Mati Ferdy Sambo, Kapan Dilaksanakan?
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan
-
Prabowo Jawab Desakan Status Bencana Nasional: Kita Monitor Terus, Bantuan Tak Akan Putus
-
Rajiv Desak Polisi Bongkar Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan: Jangan Cuma Pelaku Lapangan
-
KPK Akui Lakukan Eksekusi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Sesaat Sebelum Dibebaskan