5. Linda Membantu Penangkapan Bandar Narkoba Pada 2018
Linda juga menegaskan bahwa ia berkontribusi dalam penangkapan peredaran gelap narkoba pada 2018.
“Majelis Hakim yang saya muliakan bahwa menjadi kebanggaan saya pernah membantu menangkap muatan kapal yang membawa narkotika di Batam pada tahun 2018. Serta beberapa pengungkapan lainnya walau hanya seorang ibu rumah tangga.” jelasnya.
6. Menghubungi Teddy Minahasa untuk Mendapat Modal Ke Luar Negeri
Linda berniat memperoleh modal untuk menjual keris pusaka. Oleh karena itulah ia menghubungi Teddy Minahasa.
“Penderitaan yang saya alami bermula dari saya menghubungi bapak Teddy Minahasa lewat pesan singkat WhatsApp. Dimana maksud saya pada saat itu hanya ingin bekerja kembali dan meminta modal ke luar negeri untuk menjual keris pusaka beliau yang dimana pekerjaan ini dulu belum dapat saya selesaikan akibat datangnya Pandemi Covid-19. Karena saya berpikir jika saya dapat menjual keris pusaka tersebut, saya dapat memberikan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga saya.” kenangnya.
7. Teddy Justru Menyuruh Linda Mencarikan Pembeli Narkoba
Tak mendapat respon yang diinginkan, Linda justru diminta mencari pembeli Narkoba oleh Teddy.
“Tapi ternyata balasan dari pesan singkat itu beliau meminta saya untuk mencarikan lawan narkoba tersebut bahkan beliau menginginkan pembeli untuk dapat bertransaksi di daerah Sumatera Barat. Dan pada saat itu saya hanya berpikir bahwa karena beliau berpangkat tinggi maka tidak akan terjadi apa-apa kepada saya jika saya melakukan perintah beliau.” kisahnya.
Baca Juga: Pleidoi AG Rapuh dan Tak Kuat, Kubu David Ozora: Masih Bohong Saat Sidang
8. Linda Tidak Berpikir Panjang dan Melaksanakan Perintah Itu
Akhirnya Linda berhasil melakukan perintah Teddy dan mendapatkan uang.
“Saya menjalankan perintah bapak Teddy Minahasa dan berhasil mendapatkan Rp350 juta dimana bapak Teddy meminta saya menyerahkan uang tersebut kepada Dody.” Jelasnya.
9. Linda Difitnah sebagai Bandar
Linda mengaku dirinya difitnah sebagai bandar narkoba karena membantu Teddy Minahasa.
“Dimana dalam persidangan yang berlangsung saya malah dituduh sebagai seorang bandar narkoba sebagaimana yang dikatakan bapak Teddy Minahasa bahwa beliau tidak pernah menerima uang tersebut dan tidak pernah memerintah mencarikan lawan atau mencarikan pembeli. Pada akhirnya saya difitnah bapak Teddy Minahasa dan sakit hati karena saya dikatakan telah menipu beliau,” jelasnya.
“Namun pada persidangan ini beliau terus menyudutkan saya seolah-olah saya seorang bandar yang besar sehingga harus dilakukan skema skenario penjebakan. Padahal sudah jelas dalam pesan tersebut beliaulah yang menyuruh saya.” tambahnya.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Pleidoi AG Rapuh dan Tak Kuat, Kubu David Ozora: Masih Bohong Saat Sidang
-
AG Menangis Saat Bacakan Nota Pembelaan di Sidang Kasus David Ozora, Apa Isinya?
-
Deretan Pernyataan Dody Prawiranegara di Sidang Pledoi Teddy Minahasa, Menangis hingga Ketakutan
-
Polri Bongkar Kasus Sabu Cair Sebanyak 8,3 Liter, Dikelola Narapidana di Lapas Kelas I Tangerang
-
AKBP Dody Menangis saat Bacakan Pledoi, Nekat Tilap dan Edarkan Sabu karena Takut Tolak Perintah Teddy Minahasa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan