Suara.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Aditya Hasibuan kepada Ken Admiral berimbas pada nasib sang ayah yakni eks Kabag Bin Ops Ditnarkoba Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan. Kekinian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri untuk menelusuri harta kekayaan Achiruddin Hasibuan yang diduga ada kejanggalan.
Hingga saat ini, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan belum bisa menyampaikan jadwal pemanggilan Achiruddin untuk klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)
"Sedang kumpulin data dan informasi keuangan, properti, kendaraan, dan lain-lain," ujar Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan kepada wartawan, Selasa (2/5/2023).
"(Akan) koordinasi dengan Itwasum polri," tambah dia.
Diketahui, harta kekayaan Achiruddin menjadi perbincangan banyak pihak karena anaknya, Aditya Hasibuan terekam video melakukan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa.
Di sisi lain, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebutkan Achiruddin terindikasi melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sehingga rekeningnya diblokir.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan bahwa penelusuran harta kekayaan Achiruddin dilakukan sejak sebelum kasus pemukulan yang dilakukan oleh sang anak yang sempat viral beberapa waktu lalu.
"Iya (diblokir rekeningnya) kami sedang proses analisis sejak sebelum kasus pemukulan muncul ke publik," ujar Ivan saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (27/4/2023).
Ivan menegaskan bahwa pemblokiran itu dilakukan karena ada dugaan sumber dana yang menyimpang.
Baca Juga: KPK Fokus Periksa LHKPN Achiruddin Hasibuan
Berita Terkait
-
Soal Kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan, KPK Akan Fokus Selidiki Laporan LHKPN Ayah Aditya Tersangka Kasus Penganiayan Ken Admiral
-
Dito Mahendra Dipanggil Bareskrim Hari Ini, Nikita Mirzani Mau Datang Nonton Langsung
-
CEK FAKTA: Tindakan AKBP Achirudin Hasibuan Timbun BBM Membuat Kapolri Perintahkan Pemecatan dan Penyitaan Harta?
-
AKBP Achiruddin Hasibuan Diduga Jadi Centeng Gudang Solar Ilegal PT Almira
-
CEK FAKTA: AKBP Achiruddin Hasibuan Dicopot dari Kepolisian dan Dimiskinkan, Benarkah?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?