Suara.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution menyemprot kontraktor pelaksana lampu jalan atau lampu pocong. Dia menilai proyek lampu pocong yang telah dipasang di 8 ruas jalan kota Medan itu mengalami total loss alias kegagalan karena terindikasi ada kelalaian.
Bobby lantas menuntut pengembalian dana sebesar Rp21 miliar yang sudah dibayarkan Pemkot Medan pada pihak ketiga yakni kontraktor. Simak duduk perkara Bobby Nasution menyemprot kontraktor lampu pocong berikut ini.
1. Minta Kembalikan Rp21 M
Bobby Nasution awalnya menjelaskan anggaran proyek lampu pocong mencapai Rp 25 miliar. Dari jumlah itu Rp 21 miliar telah dibayarkan Pemkot Medan pada kontraktor pelaksana kegiatan. Proyek lampu pocong itu dinilai gagal sehingga uang yang telah dibayarkan harus dikembalikan.
"Jadi hari ini saya tugaskan untuk harus dikembalikan (uang Rp21 miliar) karena proyek ini dianggap total lost karena pemeriksaan sudah menyeluruh, baik dari materialnya, spek-nya, jarak antar lampu-nya, pokoknya banyak kali secara menyeluruh tidak sesuai spek," ujar menantu Presiden Jokowi ini pada Selasa (9/5/2023).
2. Pembongkaran Jalan
Ketika ditanya apakah akan dilakukan pembongkaran terhadap lampu pocong, Bobby menjelaskan pembongkaran itu akan diserahkan pada pihak kontraktor. Pembongkaran itu bukan hanya lampu jalan, tapi juga termasuk kursi, bollar dan tempat sampah karena merupakan satu paket pengerjaan.
"Silahkan bongkar sendiri karena ada material di dalamnya, nanti jangan dibilang kita yang bongkar. Silahkan (kontraktor bongkar sendiri)," ucap Bobby.
3. Tinjau Perencanaan Lampu Pocong
Bobby kemudian minta Inspektorat Kota Medan untuk bisa melihat lebih jauh lagi bagaimana perencanaan lampu pocong. Sebab menurutnya, sudah sering disampaikan sejak dari rencana awal sampai eksekusi di lapangan bahwa hasil yang didiskusikan dengan hasil di lapangan ternyata jauh berbeda.
"Pak Inspektur saya minta untuk menelaah lebih jauh lagi perencanaan yang telah dilakukan. Kenapa ini tiba-tiba bisa main selip sendiri, harusnya belum dikerjakan tapi sudah dikerjakan," tegas Bobby.
Pemkot Medan membangun lampu pocong di 8 ruas jalan di Kota Medan dengan total biaya Rp 25,7 miliar. Namun hasil dari pembangunan lampu jalan itu menuai kritikan dari masyarakat dan DPRD Medan karena dinilai asal jadi dan tidak berfungsi.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Minta Kontraktor Balikin Uang Rp21 Miliar Usai Proyek Lampu Pocong Gagal, Netizen: Aneh
-
Lampu Pocong Disebut Proyek Gagal, Bobby Nasution Minta Kontraktor Kembalikan Duit Pemkot Medan
-
Ruas Jalan di Kesawan Medan Dipersempit, Bobby Nasution Jelaskan Alasannya
-
Bobby Nasution Sebut Lampu Pocong Proyek Gagal, Minta Kontraktor Kembalikan Uang
-
Proyek Lampu Pocong Gagal, Wali Kota Bobby Nasution Minta Kontraktor Balikin Duit Rp 21 Miliar
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
-
10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon
-
Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten
-
KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak
-
TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF