Suara.com - Fakta baru terungkap dari penemuan mayat bugil dengan kondisi tangan terikat di kebun kawasan Tapos, Cimanggis, Depok. Mayat yang awalnya disangka perempuan, ternyata berjenis kelamin pria.
Kasat Reskrim Polres Metro AKBP Yogen Heroes Baruno menyebutkan kalau hal tersebut terungkap setelah pihak kepolisian melakukan autopsi.
"Dokter forensik yang lebih berkompeten untuk memeriksa tadi pagi sampai dengan siang sudah dilakukan pemeriksaan autopsi sementara, di mana seperti yang tadi malam juga hasilnya bahwa korban dinyatakan seorang laki-laki, berjenis kelamin laki-laki," kata Yogen kepada wartawan, Jumat (13/5/2023).
Awalnya, mayat tersebut ditemukan oleh warga yang tengah mencari rumput di sekitar lokasi. Saat ditemukan, kondisi mmayat ditutupi daun dan gedebog pisang.
"Ditutupi oleh gedebog pisang yang ada di situ juga. Karena memang ternyata ada bekas potongan dari pohon pisang itu," kata Yogen kepada wartawan, Jumat (12/5/2023).
Berdasar hasil penyelidikan awal, lanjut Yogen, korban diperkirakan berusia 25 hingga 30 tahun. Tak ada tanda khusus pada tubuh korban seperti tato dan sebagiannya.
Dari hasil penyelidikan awal diperkirakan korban telah dibuang oleh pelaku sejak sepakan lalu. Hal ini merujuk pada kondisi mayat yang telah mengalami pembusukan.
"Kemungkinan mayat tersebut dibuang sekitar 5 hari sampai seminggu di situ, dalam posisi tanpa busana. Kemudian karena ada pembusukan-pembusukan maka kita masih belum bisa memastikan penyabab kematian," jelas Yogen.
Tangan Terikat
Baca Juga: Husein Ngaku Sering Dipukuli dan Dihina Pemilik Usaha Isi Ulang Air Galon, Begini Kesaksian Tetangga
Diberitakan sebelumnya sesosok mayat perempuan tanpa busana ditemukan dalam kondisi tangan terikat di kebun kawasan Tapos, Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis (11/5/2023) malam.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut.
"Sementara masih dalam proses penyelidikan. Korban Ditemukan dalam kondisi tangan terikat ke belakang dan tanpa busana," kata Fuady kepada wartawan, Kamis (11/5/2023).
Jenazah korban, lanjut Fuady, telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Rencananya, akan dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab daripada kematiannya.
"Identitas sementara belum ada. Korban dibawa ke RS Kramat Jati," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mayat Perempuan Tanpa Busana di Tapos Diduga karena Dibunuh Usai Diperkosa, Polisi Cari Bercak Sperma di Tubuh Korban
-
Polisi Identifikasi Sidik Jari dan Cari Bukti Bercak Sperma pada Mayat Perempuan Tanpa Busana di Tapos
-
Ditutupi Daun dan Gedebog Pisang, Mayat Perempuan Bugil di Depok Ditemukan Warga Pencari Rumput
-
Mayat Perempuan Bugil di Depok Diduga Dibuang Sepekan Lalu, Polisi: Sudah Membusuk
-
Husein Ngaku Sering Dipukuli dan Dihina Pemilik Usaha Isi Ulang Air Galon, Begini Kesaksian Tetangga
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Pemprov DKI Imbau Warga Wilayah Rawan Tawuran Saling Jaga dari Provokator
-
Surat Google Dicuekin Muhadjir Tapi Dibalas Nadiem, Kini Berujung Sidang Korupsi Chromebook
-
Penghinaan Pemerintah dan Presiden Masuk Delik Aduan, Tutup Celah Simpatisan Bikin Laporan
-
Jaksa Ungkap Cara Nadiem Hindari Konflik Kepentingan di Pengadaan Chromebook
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Jerat Baru Pasal Perzinaan di KUHP Baru, Tak Beda Jauh dari yang Lama
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri
-
KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026
-
Marak Tawuran Lagi di Jakarta, Stres di Pemukiman Padat Picu Emosi Warga?