Suara.com - Gerai donat populer, J.Co ramai dibahas warganet setelah muncul dugaan upselling yang membuat pembeli merogoh kocek lebih dalam. Lantas siapa pemilik J.Co?
Merangkum berbagai sumber, dugaan upselling ini pertama kali dikemukakan oleh salah satu pemilik akun Twitter yang merasa dibohongi.
Ia meyakini pegawai J.Co melakukan hal 'tricky' sehingga membuat harga setengah lusin donat jadi semakin mahal. Berawal dari postingan ini, banyak yang penasaran, siapa pemilik J.Co?
Merangkum berbagai sumber pemilik gerai donat J.Co sama dengan orang yang mengelola salon kenamaan Johnny Andrean. Ia juga yang mempopulerkan gerai roti dalam mall, Bread Talk.
Johnny Andrean adalah pria keturunan Tionghoa kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat. Ia terkenal piawai berbisnis. Hal ini bisa dilihat dari deretan nama beken yang berhasil meroket di tangannya.
Sebelum mengurus bisnis donat, Johnny Andrean lebih dulu terjun di dunia tata rambut. Ia terampil di bidang karena sang ibu yang menurunkan bakatnya.
Di Jakarta sekitar 1980-an, Johnny Andrean mendirikan salon namun krisis moneter menghantam hingga ia kesulitan. Tak hanya susah mempertahankan karyawan, salonnya juga sempat dijarah.
Kala itu ada 19 cabang salon Johnny Andrean yang menjadi target penjarahan. Namun berkat tangan dinginnya, ia berhasil bangkit dan kini salonnya dikenal sebagai salah satu andalan para artis.
Dalam situs resminya, tertulis jika salon Johnny Andrean memiliki 110 cabang di seluruh Indonesia dan tersebar di kota besar, termasuk di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali dan Sulawesi.
Baca Juga: Jangan Bohongi Pelanggan! Ini 7 Tips Upselling dengan Baik dan Beretika
Pada tahun 2003, Johnny Andrean melebarkan bisnisnya di bidang bakery dengan membeli franchise bakery berkonsep open kitchen asal Singapura, BreadTalk.
Rupanya Johnnya merasa cocok menjalani bisnis di bidang bakery dan pada tahun 2005 ia membuka sendiri bisnis miliknya, J.Co Donuts & Coffee.
Setelai tiga uang dengan bisnis sebelumnya, usaha ini juga berkembang pesat hingga kini memiliki lebih dari 100 gerai di beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong, Filipina bahkan Arab Saudi.
Itulah sejarah singkat Johnny Andrean yang belakangan kita ketahui sebagai siapa pemilik J.Co. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa diterima bermanfaat.
Kontributor : Rima Suliastini
Berita Terkait
-
Jangan Bohongi Pelanggan! Ini 7 Tips Upselling dengan Baik dan Beretika
-
Siapa Pemilik Toko Buku Gunung Agung? Si Legendaris yang Tutup Semua Cabang Tahun Ini
-
Viral Curhat Warganet Kena Up Selling JCO, Terpaksa Jadi Bayar Lebih Mahal
-
Pemilik Ruko di Pluit Diultimatum Gegara Makan Badan Jalan: Bangunan Bakal Dibongkar jika 4 Hari Cueki Surat Peringatan
-
Serobot Badan Jalan, Heru Budi Minta Pemilik Ruko di Pluit Bongkar Bangunannya Sendiri: Ikuti Aturan Aja!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Miris! 6 Bulan Melaut Bertaruh Nyawa, Awak Kapal Perikanan Cuma Digaji Rp500 Ribu
-
Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Selalu Merusak Alam? Studi Baru Justru Menemukan Sebaliknya
-
DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi
-
Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk