Suara.com - Ziarah kubur merupakan sesuatu yang kerap dilakukan oleh umat Islam saat peringatan hari raya Idul Fitri atau Idul Adha. Dalam pelaksanaannya, terdapat doa dan adab yang harus dipahami agar tercapai tujuan ziarah. Berikut bacaan doa dan adab ziarah kubur Hari Raya Idul Adha.
Ziarah kubur sambil berdoa atau sekadar membersihkan makam adalah salah satu anjuran dalam agama Islam, lantaran memiliki banyak sekali keutamaan. Seperti mengingatkan para peziarah terhadap kematian sehingga dapat meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT.
Selain itu, di momen Idul Adha juga bisa menjadi kesempatan baik bagi umat Islam untuk berdoa dan memohonkan ampunan kepada Allah SWT bagi para penghuni kubur. Dalam ziarah kubur saat Idul Adha, umat Muslim bisa meluangkan waktu untuk membaca doa.
Doa Ziarah Kubur Hari Raya Idul Adha
Dikutip dari laman NU online, Imam Nawawi dalam kitabnya al-Adzkar menganjurkan peziarah untuk mengawalinya dengan mengucapkan salam kepada ahli kubur. Hal ini sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Setelah itu, bisa memperbanyak bacaan Al-Qur’an, dzikir, dan mendoakan ahli kubur yang diziarahi dan semua umat Islam. Umat Muslim dapat meluangkan waktu untuk membaca surat-surat pendek seperti Al-Fatihah, Al-Falaq, An-Nas, Al-Ikhlash serta ayat Kursi dan dilanjutkan dengan membaca doa ziarah. Berikut ini bacaan doanya:
Bismillâhirrahmânirrahîm Salâmullâhi yâ sâdah minar-Rahmâni yaghsyâkum Ibâdallâhi ji’nâkum qashadnâkum thalabnâkum Tu'înûnâ tughîtsûnâ bihimmatikum wa jadwâkum Fa ahbûnâ wa a'thûnâ 'athâyâkum hadâyâkum Falâ khayyabtumû dzannî fahâsyâkum wahâsyâkum Sa'idnâ idz ataynâkum wa fuznâ hîna zurnâkum Faqûmû wasyfa'û fînâ ilâr-rahmâni mawlâkum 'Asâ nuhdzâ 'asâ nu'thâ mazâyâ min mazâyâkum 'Asâ nadzrah 'asâ rahmah taghsyânâ wa taghsyâkum Salâmullâhi hayyâkum wa 'ainullâhi tar'âkum Wa shallâllâhu mawlânâ wasallam mâ atainâkum 'Alâl mukhtâri syâfi'înâ wa munqidzinâ wa iyyâkum
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Wahai Tuanku, semoga salam Allah tetap tercurah padamu. Wahai hamba-hamba Allah, kami datang kepadamu. Kami bermaksud (bersentuhan dengan rohanimu) dan kami berharap (berkahmu). Untuk menolong kami, menyejukkan kami dengan siraman yang berasal darimu, sesuai dengan tekad dan pencapaianmu (selama ini). Maka cintailah dan berikanlah kepada kami hal-hal yang Allah berikan dan hadiahkan padamu.” “Jangan biarkan pengharapan ini sia-sia, jauhlah engkau semua (dari sifat tega menyia-nyiakan kami). Kami sangat beruntung datang di haribaanmu dan kami amat berbahagia dengan menziarahimu, maka bangkitlah dan syafaatilah kami bermohon pada Allah yang bersifat ar-Rahman, Tuanmu. Mudah-mudahan kami diberi (Allah) keberuntungan dan diberi limpahan karunia yang selama ini dianugerahkan kepadamu.”
Adab Ziarah Kubur Hari Raya Idul Adha
Baca Juga: Ini Penyebab Harga Hewan Kurban di Bekasi Naik Hingga Rp1 Juta per Ekor
Saat ziarah kubur, umat Islam harus memperhatikan adab. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kita terhadap ahli kubur. Berikut adalah adab saat ziarah kubur hari raya Idul Adha:
1. Saat memasuki area kuburan mengucapkan salam. Berikut salam yang dapat diucapkan:
Assalamu alaika dara qaumi mu’minin, wa inna insya Allahu bikum lahiqun
Artinya: Semoga kesalamatan tertuju pada engkau wahai rumah perkumpulan orang-orang mukmin, sesungguhnya kami, jika Allah menghendaki akan menyusul kalian.
2. Berjalan menuju makam yang ingin diziarahi tanpa menginjak-injak makam orang lain
3. Membersihkan makam ahli kubur yang lebih dulu meninggal
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?