Suara.com - Mobil berisi rombongan pramuka dari MTS Guppi Bontomanai mengalami kecelakaan di Desa Bontobangun, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Senin (14/8/2023) siang. Sejumlah siswa yang menumpang mobil pick up tersebut dilarikan ke rumah sakit dan ada yang koma.
Seperti dikutip dari terkini.id - jaringan Suara.com, rombongan pramuka ini dikabarkan baru saja mengikuti perkemahan yang digelar di Kelurahan Palampang Kecamatan Rilau Ale.
Pick up dengan nopol DD 8119 HB yang membawa rombongan pramuka itu terbalik saat berada pada posisi penurunan di Desa Bontobangun.
“Mohon doanya semua untuk yang terbaik buat siswa Anggota Pramuka MTS Bontomanai,” ujar salah seorang warga Bulukumba, Andi Ismail.
Andi menuturkan gerakan pramuka SMK Negeri 5 Bulukumba menyatakan rasa duka dan prihatin yang mendalam atas musibah kecelakaan yang dialami adik-adik Pramuka dari MTS Guppi Bontomanai.
“Musibah ini terjadi bertepatan pada peringatan Hari Pramuka. Semoga tidak ada korban jiwa dan seluruh anggota pramuka bisa pulih seperti sedia kala," kata dia.
"Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan,” katanya.
Disebutkan ada enam orang yang dilarikan ke RSUD Sultan Daeng Raja Bulukumba untuk mendapatkan perawatan medis. Dari enam orang korban itu, dua orang dalam kondisi koma, satu orang patah dan tiga orang mengalami luka parah.
Sementara Kanit Laka Lantas Polres Bulukumba IPDA Syarif membenarkan adanya kejadian tersebut.
Baca Juga: 55 Ucapan dan Twibbon Selamat Hari Pramuka 2023
“Iya benar dan saat ini anggota masih berada di TKP,” kata Syarif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya