- Penyidik gabungan menyita 74 kilogram emas dan uang ratusan miliar rupiah di sebuah rumah kawasan Sentul, Bogor.
- Aparat juga menyita foto keluarga yang diduga keluarga Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
- Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan perkara korupsi batu bara PLN, PT Asabri, serta utang PT CBS.
Suara.com - Penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali mengungkap temuan baru.
Selain menyita 74 kilogram emas dan uang tunai ratusan miliar dari sebuah rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, penyidik juga mengamankan bingkai berisi foto keluarga yang diduga berkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Dari tangkapan layar yang diperoleh Suara.com, bingkai tersebut memuat beberapa foto keluarga.
Salah satunya menampilkan seorang pria dewasa bersama istri dan tiga anak. Sementara foto lain memperlihatkan pria yang sama berpose bersama anggota keluarga dalam beberapa kesempatan berbeda.
Dugaan bahwa foto tersebut merupakan foto keluarga Febrie hingga kini masih didalami penyidik.
Kepala Kortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto mengatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas orang dalam foto tersebut karena masih menjadi bagian dari proses penyidikan.
"Saat ini masih didalami, mohon waktu," kata Totok di Mapolda Metyro jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Sita 74 Kg Emas
Sebelumnya, penyidik menyita barang bukti berupa 74 kilogram emas dan uang tunai yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah dari rumah yang sama di kawasan Sentul.
Baca Juga: Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya penyitaan tersebut.
“Benar. Dari hasil penggeledahan di suatu rumah di Sentul,” kata Budi.
Menurut dia, emas yang diamankan memiliki berat sekitar 74 kilogram. Sementara jumlah pasti uang tunai yang ditemukan masih dalam proses pendataan.
“Perkiraan ratusan miliar,” ujarnya.
Penggeledahan di rumah Sentul merupakan bagian dari pengembangan penyidikan gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Seiring berkembangnya perkara, jumlah lokasi yang digeledah bertambah dari delapan menjadi 12 titik.
Sebelumnya, penyidik telah lebih dahulu menggeledah Cafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Dari dua lokasi tersebut, polisi menyita uang tunai sekitar Rp67,2 miliar yang ditemukan di dalam brankas tersembunyi dan lokasi money changer.
Penyidikan gabungan ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN, perkara PT Asabri periode 2020–2025, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI. Hingga kini, penyidik masih terus mendalami keterkaitan seluruh barang bukti yang disita, termasuk foto keluarga yang ditemukan di rumah kawasan Sentul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru
-
Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya
-
Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk
-
KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN
-
DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan
-
Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli