Suara.com - Sekitar 10 pelajar yang memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) di wilayah Jakarta Barat telah dicabut. Hal itu tercacat sejak bulan Januari hingga Desember 2023.
“Ya kurang lebih 10 (pelajar), selama tahun 2023,” kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Junaedi, saat dikonfirmasi, Senin (4/12/2023).
Juaedi menyebut hampir kebanyak pelajar yang KJP-nya dicabut akibat terlibat aksi tawuran.
“Kebanyakan itu tawuran,” ucap Junaedi.
Dia kemudian berharp agar pihak sekolah lebih ekstra dalam melakukan pengawasan. Sehingga tidak ada lagi anak yang terlibat tawuran dan KJP dihapus.
Ia berharap jumlah pelajar yang KJP-nya dicabut tidaklah bertambah, hal itu lantaran pasti berdampak kepada pihak sekolah.
“Itu menjadi pelajaran penting bagi mereka agar ini tidak terjadi bagi peserta didik lainnya. Dan sangat memberikan dampak untuk sekolah-sekolah lain gitu,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Lukai Korbannya saat Nongkrong di Depan Pos RW, Pelaku Lain Teror Air Keras di Taman Sari Masih Berkeliaran
-
Cara Cek Status KJP Plus dan Tips Mengatasi Website Eror
-
Serang Lawannya Pakai Air Keras saat Tawuran di Depan Pos RW, Pemuda di Taman Sari Jakbar Ditangkap
-
Dihujani Batu saat Bubarkan Tawuran Warga di Manggarai, Kapolsek Tebet: Kami Sudah Capek
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!