Suara.com - Ketum PSI, Kaesang Pangarep baru-baru ini membagikan unggahannya di platform Instagram pribadinya ketika bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Foto yang diunggah pada Selasa (6/2/2024) kemarin ini cukup menyorot perhatian hingga Kaesang yang merupakan anak bungsu Jokowi berterima kasih kepada ayahnya yang sudah memberikan dukungan.
"Bapak presiden bersama PSI. Terima Kasih bapak Presiden Jokowi atas wejangan dan dukungannya untuk PSI," tulis Kaesang dikutip, Rabu (7/2/2024).
Unggahan tersebut juga tak luput dari komentar netizen. Tak sedikit yang memberi komentar positif, namun ada juga yang menyampaikan sindiran.
Baca Juga:
Ahok Bongkar Dalang Pemenjaraan Dirinya, Benarkah Sosok Ini?
Tak Kunjung Terbitkan Izin Tinggal, Kini Jakpro Polisikan Warga Eks Kampung Bayam Gara-gara Ini
Penayangan Videotron Iklan Anies di Jakarta Disetop, Pemprov DKI: Bukan dari Kami
Ada juga netizen yang memberi celetukan dengan menanyakan keberadaan Anwar Usman yang kemarin dikait-kaitkan terlibat dalam mulusnya pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.
"Pamannya enggak diajak sekalian?" ujar netizen.
"Pak presiden dah cuti?" tanya followers Kaesang.
Tak dijelaskan pasti dukungan apa yang dimaksud Kaesang Pangarep. Meski begitu kebahagiaan Jokowi yang tersenyum sumringah menarik perhatian lebih.
Senyum Jokowi juga tak luput dari sorotan. Bahkan indikasi hingga keterlibatan Jokowi yang dituding hadir dalam pencalonan Gibran kembali diungkit.
Bukan tanpa alasan, sejak munculnya Gibran di panggung politik, sudah banyak menjadi sorotan. Apalagi majunya Gibran sebagai cawapres hingga menabrak aturan konstitusi terhadap batas usia minimal maju sebagai capres-cawapres menuai pro dan kontra.
MK yang sebelumnya diketuai oleh Anwar Usman juga mendapat kritikan tajam. Hingga akhirnya paman Gibran ini diberhentikan dari jabatannya karena terbukti melanggar kode etik.
Berita Terkait
-
Wasekjen PSI Ibaratkan Jokowi Tanpa Piala Dunia, Menang Pemilu 2029 Jadi Penutup Karier
-
Siasat Jokowi Mati-matian untuk PSI, Ambisi Tiga Periode atau Sekoci Politik Keluarga?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin