Suara.com - Sejumlah video perjuangan para massa yang akan mendatangi kampanye akbar paslon nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin, beberapa jam lalu viral di media sosial.
Para massa pendukung Anies-Muhaimin yang akan mendatangi Stadion JIS, Sabtu (10/2/2024) rela melibas kondisi jalan apapun. Termasuk menyeberang melalui jembatan rel kereta api yang beruntungnya tidak ada kereta melintas.
Mengutip @kabarnegri, Sabtu, massa yang terdiri pria dan wanita tampak berbaris menyeberangi jembatan rel kereta api. Terlihat juga di bawah jembatan rel adalah aliran sungai.
"Perjuangan menujut JIS, jalur jalan raya enggak dilewati. Fi amanillah aja dah," tulis narasi di video tersebut.
Baca juga:
Ganjar-Mahfud Diarak Pakai Gerobak Sapi, Warga Teriak-teriak: Solo Bukan Gibran!
Beda Adab Para Musisi Jelang Pilpres 2024, Iwan Fals Paling Beda Sendiri?
Video massa pendukung yang melintasi jembatan rel tersebut pun menjadi ramai dikomentari. Tak sedikit yang tak habis pikir ketika ada kereta yang melintas di jalur tersebut.
"Kalau kereta argo lewat kaya gimana tuh," tanya netizen pertama penasaran.
"Alhamdulilah, kami juga melakukan itu tadi siang 10 Feb 2024. Anggap saja sedang outbound," celetuk lainnya.
Terlepas dari para massa yang rela sampai melintasi jembatan rel untuk bisa tiba di lokasi kampanye, dapat diketahui bahwa akses ke JIS memang masih cukup perlu diperhatikan.
Tak hanya jembatan rel saja yang dilibas para massa pendukung AMIN. Jalan tikus perkampungan warga di sekitar Stadion JIS juga tak luput dari sorotan.
Kampanye akbar tanggal 10 Februari ini merupakan kampanye pamungkas masing-masing capres-cawapres. Hal itu menyusul agenda kampanye berakhir di hari ini.
Selanjutnya, para capres-cawapres diminta untuk menghormati masa tenang hingga waktu pemungutan suara, 14 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi
-
Tok! Utang Proyek Whoosh Dibayar Pakai APBN, Danantara Nego Terus ke China
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global
-
Menguak Penadah Barang Curian dalam Lima Sekawan Memburu Kereta Api Hantu
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi