Suara.com - Sebuah insiden dugaan teror dialami salah satu caleg untuk DPR RI Dapil Jabar III Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor. Caleg dari PKB ini mengalami insiden pembakaran mobil di Posko Pemenangannya yang ada di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (17/2/2024).
Melansir akun X atau Twitter @Zer0Failed, diketahui peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
"Mobil Ibu Eem, Tim 01 dari PKB dibakar orang tak dikenal," tulis caption video tersebut.
Dugaan teror dengan pembakaran mobil itu menjadi viral dan dibahas di sejumlah platform media sosial, termasuk Instagram.
Baca Juga:
Adu Keren Anak Kembar Komeng Ganteng vs Bagus: Alfiansyah Nahan Lapar Demi Mereka
Mahfud MD Ngaku 4 Hari Putus Kontak dengan Ganjar Pranowo, Isu Dibuang Menguat
Caleg bernama Eem Marhamah sendiri diduga tak berada di posko pemenangan ketika peristiwa terjadi. Namun kuat dugaan teror tersebut berkaitan dengan isu politik yang terjadi di wilayah tersebut.
Terdapat dua mobil yang menjadi sasaran pembakaran orang tak dikenal. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib dari peristiwa dugaan teror tersebut.
Kejadian dugaan teror dengan pembakaran mobil di posko pemenangan sudah dilaporkan oleh polisi.
Seperti diketahui, penghitungan suara pada real count saat ini masih berjalan di website milik KPU RI. Namun di masa penghitungan tersebut banyak kejadian serta intrik di tengah masyarakat.
Seperti ramainya timses yang meminta uang serangan fajar dikembalikan, hingga dugaan penganiayaan seorang keluarga dari salah satu caleg yang memukul KPPS hingga patah tulang.
Terbaru, kasus dugaan teror muncul ke publik di masa penghitungan suara saat ini.
Berita Terkait
-
Kejutan, Penjualan Mobil Polytron Ungguli Brand Ternama Korea, Jepang dan Eropa
-
7 Pilihan Mobil Listrik 3 Baris Terbaik untuk Keluarga, Kabin Lega dan Nyaman
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Ambisi Chery Menggeser Dominasi Global Lewat Kolaborasi Teknologi Bukan Sekadar 'Perang Harga'
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?