Suara.com - Anggota DPR RI dari fraksi PKS Mulyanto turut menyikapi kabar kenaikan tarif listrik pada Maret 2024.
Lewat cuitan di akun media sosial X @pakmul63, ia menyampaikan jika saat ini masyarakat sedang menghadapi kesulitan mahalnya harga beras.
"Di tengah antrian panjang mahal dan langkanya beras dan harga bahan pokok lainnya," tulisnya, dilihat Minggu (25/2/2024).
Lebih lanjut, Mulyanto menyatakan kalau di tengah kesulitan beras, malah beredar kabar kenaikan tarif listrik.
"Pemerintah tega menaikkan tarif listrik," ungkapnya.
Secara tegas dirinya menyampaikan PKS menolak kebijakan yang menyulitkan masyarakat.
"Kita menolak kebijakan yang menyengsarakan rakyat seperti ini," jelasnya.
Dalam pernyataan lainnya, Mulyanto juga menyinggung soal makan siang gratis.
"Masyarakat tengah menanti kelanjutan BLT dan makan siang gratis. Yang dateng malah kenaikan tarif listrik," tukasnya.
Sontak saja warganet yang melihat ini seketika memberikan tanggapan, atas kabar kenaikan tarif listrik ini.
"Oke gass..oke gass..semua naik tinggal gass," ungkap warganet.
"Ayo kita joged gemoy," sindir warganet.
Berita Terkait
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan
-
Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman
-
Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
-
Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak
-
Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual
-
MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI
-
Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
-
Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget
-
Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu