Suara.com - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN menggantikan Hadi Tjahjanto yang menjadi Menkopolhukam.
AHY pun belakangan kerap membagikan aktivitasnya di media sosial X. Salah satunya momen dirinya menemui Wakil Presiden Maruf Amin belum lama ini.
"Sore ini berkesempatan sowan sekaligus berdiskusi langsung dengan Wakil Presiden pak @Kiyai_MarufAmin. Beliau menyampaikan bahwa saat ini, masih banyak persoalan-persoalan Agraria & Tata Ruang di berbagai daerah," cuit Ketua Umum Partai Demokrat itu lewat akun @AgusYudhoyono, Sabtu (24/2/2024).
AHY membagikan dua foto dirinya bersama Wakil Presiden. Ia pun mengaku mencatat semua wejangan dari Wapres Maruf Amin untuk solusi pekerjaannya sebagai Menteri ATR/BPN.
"Saya juga mencatat seluruh nasihat & wejangan beliau, Untuk terus berupaya menghadirkan solusi yang tepat dalam kerja-kerja kementerian ATR. Terima kasih banyak pak Kyai," sambungnya.
Unggahan AHY lantas diserbu komentar beragam dari warganet. Ada yang menyinggung dengan video saat AHY mengkritik Food Estate hingga ada juga yang menanyakan kasus tanah Rempang di Kepulauan Riau (Kepri).
"Bukan maen jilatan sampean." tulis netizen sembari menyertakan potongan video AHY yang mengkritik program Food Estate.
"Gus, ngasih sertifikat jangan pilih pilih, bantu jokowi tuntaskan janjinya mau ngasih sertifikat masyarakat rempang." ungkap warganet.
"Masyarakat kelas bawah diberi umpan sertifikat tanah agar bisa dijaminkan ke bank utk kebutuhan konsumerisme. Saat kredit macet, sertifikat tanah dilelang dan dibeli orang berduit. Begitulah cara negara merampas tanah rakyat. Entah untuk kepentingan siapa sistem ini dibuat." sahut yang lain.
Diketahui, AHY resmi dilantik menjadi Menteri ATR/BPN oleh Presiden Jokowi pada Rabu (21/2/2024). Setelah dua periode kepemimpinan Jokowi, akhirnya Demokrat bergabung di Kabinet Indonesia Maju.
Sebelumnya, partai berlambang mercy ini menjadi oposisi selama pemerintahan Jokowi. Merapatnya AHY bersama Demokrat ke Jokowi mendapat sorotan tajam sejumlah.
Bagaimana tidak, partai yang selama ini berada di luar pemerintahan akhirnya bersama di kabinet menteri.
Seiring dengan itu, beredar potongan video menampilkan putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengkritik program Jokowi yakni, Food Estate.
Dalam video yang dibagikan akun X @nialubis_ pada Rabu (21/2/2024), AHY menyebut jika program Food Estate dilakukan grusa-grusu. Padahal banyak akademisi dan aktivis mengkritik kebijakan tersebut.
"Banyak program pemerintah dilakukan grusa-grusu dan kurang perhitungan. Apa kabar program Food Estate. Banyak akademisi pertanian dan aktivis lingkungan mengkritik kebijakan Food Estate ini,” katanya dalam video, dikutip Kamis (22/2/2024).
Tag
Berita Terkait
-
Sikap PKB Usai Kiai Ma'ruf Amin Pilih Jalan Uzlah
-
Tak Hanya MUI, KH Maruf Amin Juga Mundur dari Ketua Dewan Syuro PKB, Ini Alasannya
-
Maruf Amin Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatannya di MUI, Ada Apa?
-
Pemulihan Bencana Sumatra Butuh Rp51 Triliun, AHY: Fokus Utama Pulihkan Jalan dan Jembatan
-
Annisa Pohan Diduga Hamil, Usia Anak Pertama Jadi Sorotan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional