Suara.com - Prabowo Subianto diketahui masuk dalam 10 besar capres dengan suara terbanyak.
Melansir akun Instagram @goodstats.id, Senin (26/2/2024), Prabowo berada di posisi keenam dengan raihan 68 juta suara yan didapatkan saat Pilpres 2019 silam.
Jumlah suara itu bahkan mengalahkan milik Presiden Rusia, Vladimir Putin yang meraih 56 juta suara di posisi ke delapan.
Baca Juga:
Saat Kampanye, Gibran Ternyata Pernah Dilarang Datang ke Kediri, Begini Ceritanya
Adu Cantik Istri Komeng vs Istri Gibran: yang Satu Model Bank, Satunya Lagi Putri Solo
Sedangkan pemenang Pilpres 2019 saat itu, Joko Widodo berada di posisi lima ketiga dunia dengan 85 juta suara.
Dari data itu, Narendra Modi jadi pemuncak klasemen dengan 229 juta suara saat memenangi Pilpres India 2019.
Meski posisinya di bawah Prabowo Subianto, namun kekayaan Vladimir Putin diketahui jauh lebih besar dibanding pendiri Partai Gerindra tersebut.
Baca Juga: Profil Rizky Irmansyah Ajudan Prabowo Subianto, Kini Makin Mesra dengan Nikita Mirzani
Dilansir dari berbagai sumber, Vladimir Putin menempati posisi teratas sebagai tokoh politik terkaya di dunia saat ini.
Baca Juga:
Dugaan Penggelembungan Suara di Sirekap KPU, DPT DKI Jakarta II Melejit 3 Kali Lipat
Presiden Rusia sejak tahun 2000 tersebut memiliki kekayaan mencapai US$70 miliar atau sekitar Rp1.066,6 triliun (kurs Rp15.237/US$) pada 2023.
Untuk Pemilu 2024, Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran hingga Rp71,3 triliun. Artinya, kekayaan Putin bisa untuk membiayai lebih dari sepuluh kali Pemilu di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029