Sementara Retno Marsudi lebih mengenang pesan sang ibu yang mengingatkan pada suatu kesadaran diri (eling).
"Jika sedang diberi amanah dijalankan dengan baik, saat orang mendapatkana amanah, artinya orang tersebut sedang dites. Mau menjadi manusia yang berubah atau tidak," ujar Retno.
Dia pun menyebutkan pesan didikan pada diri sendiri, jika jabatan ialah titipan sementara.
"Ada masa memulai dan ada masa mengakhiri, jadi jangan perfikir jabatan itu semuanya milik kamu. No, No, jangan. Itu tugas yang harus kamu jalankan, saat tugas itu sudah selesai. Ya, sudah," ucap Retno kemudian yang memastikan selalu berusaha mendisplinkan diri.
"Ada rasa memulai dan ada rasa mengakhiri, jadi jangan dipikirkan jabatan ialah milik kita," sambung Retno mencontohkan ada orang yang kemudian kekhawatiran melepas jabatanya.
"Ada ketakutan seseorang, jika tidak menjabat akan jadi apa, ya jadi manusia," ucap Retno menyakinkan dirinya.
Tag
Berita Terkait
-
Jawaban Berkelas Retno Marsudi Andai Tak Lagi Jadi Menteri Luar Negeri
-
Cak Imin Tetiba Memuji Menlu Retno Marsudi, Ada Apa?
-
Sri Mulyani Lirik Retno Marsudi Saat Ditanya Program Makan Siang Gratis: Aku Menlu
-
Pernah Naksir, Momen Sri Mulyani Puji Ketampanan Roy Marten Curi Perhatian Gading Marten
-
Sri Mulyani Jawab Isu di Bawah Tekanan saat Umumkan Bansos, Ternyata Ini yang Terjadi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi