Suara.com - Polisi menangkap pelaku pembunuh RN (34) wanita hamil yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah ruko di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (20/4/2024) lalu.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan menyebut pelaku hingga kekinian masih diperiksa intensif oleh penyidik.
"Sudah kami tangkap, saat ini dalam pemeriksaan," kata Gidion kepada wartawan, Senin (22/4/2024).
Baca Juga:
Wanita Hamil di Kelapa Gading Tewas di dalam Ruko, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembunuh RN
Gidion belum merincikan identitas hingga kronologi penangkapan pelaku. Detail daripada hal tersebut menurutnya akan disampaikan dalam jumpa pers yang digelar Selasa (23/4/2024) besok.
“Lebih jelasnya besok ya, akan kami rilis,” katanya.
Baca Juga:
Geger! Wanita Hamil di Kelapa Gading Tewas Bersimbah Darah, RN Dibunuh?
Baca Juga: Wanita Hamil di Kelapa Gading Tewas di dalam Ruko, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembunuh RN
Fakta Baru Kasus Mayat Cewek Open BO di Pulau Pari, Ketiga Pelaku Kenal Korban Lewat MiChat
Dalam video yang beredar di kalangan jurnalis, pelaku pembunuh wanita hamil tampak menangis saat diringkus petugas. Pria yang mengenakan baju berwarna biru itu sempat dicecar terkait aksi sadisnya yang telah menewaskan korban. Setelah ditangkap di lokasi persembunyiannya, pelaku yang dalam kondisi kedua tangan terborgol langsung digiring oleh sejumlah polisi berpakaian preman ke dalam mobil.
Tampang Pembunuh RN Terindentifikasi
Sebelumnya Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom mengklaim pihaknya telah berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuh RN. Pelaku tersebut berhasil terindentifikasi berdasar hasil pemeriksaan video rekaman kamera pengawas atau CCTV.
"Kita sudah mengantongi identitas pelaku," kata Maulana kepada wartawan, Minggu (21/4/2024) kemarin.
Berita Terkait
-
Wanita Hamil di Kelapa Gading Tewas di dalam Ruko, Polisi Kantongi Identitas Terduga Pembunuh RN
-
Geger! Wanita Hamil di Kelapa Gading Tewas Bersimbah Darah, RN Dibunuh?
-
Fakta Baru Kasus Mayat Cewek Open BO di Pulau Pari, Ketiga Pelaku Kenal Korban Lewat MiChat
-
Ada Bekas Cekikan di Leher, Mayat Cewek Open BO di Pulau Pari Diduga Dibunuh
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya