Suara.com - Sejumlah anak remaja yang mengatasnamakan gangster Waroeng Nenek Community diamankan oleh pihak berwenang.
Peristiwa yang diketahui di wilayah Medan ini jadi gunjingan publik mengingat tampang para remaja yang mengaku gangster ini bertubuh kurus.
Mengutip @txtviral45, Selasa (14/5/2024), sebanyak 11 anak remaja diamankan oleh warga. Pasalnya, para remaja ini diketahui menyimpan senjata tajam berupa celurit panjang sebanyak empat buah.
"Gangster warnek 'waroeng nenek', nampak para gangster bertubuh kekar dan siap bacok siapa saja yang melintas di jalan, Medan, Deli," tulis caption video.
Baca Juga:
Cantik Pakai Kebaya, Celine Evangelista Disebut Cocok Berdampingan dengan Gusti Bhre
Ruben Onsu Buka Suara Soal Nasib Rumah Tangganya dengan Sarwendah
Jauh Sebelum Ivan Gunawan, Daniel Mananta Bangun Tempat Ibadah Tapi di Negeri Sendiri
Belum diketahui bagaimana kronologi para remaja ini diciduk oleh pihak aparat. Kendati begitu foto anak-anak yang diamankan ini banjir kecaman. Tak sedikit yang mengingatkan bahwa masih banyak waktu untuk mereka berkembang untuk hal positif tanpa harus membuat kelompok gangster yang tak ada gunanya.
"Mending buat tumbal proyek aja," celetuk salah satu netizen.
"Ini korban stunting kah?" canda netizen.
"Lo semua enggak keren, mending sekolah yang bener, belajar yang bener enggak usah petantang-petenteng jadi gangster amit-amit masih bocil juga," kecam lainnya.
"Gangster kursi, kurang gizi" sebut lainnya.
Terlepas dari anak-anak tersebut yang diamankan, kasus kejahatan di Medan memang tak ayal untuk dipandang sebelah mata. Pasalnya tak sedikit korban tewas dan terluka parah akibat ulah kelompok tersebut.
Maka dari itu, tindakan preventif dengan menangkap para kelompok ini cukup penting. Selanjutnya adalah pembinaan terhadap kelompok yang justru berisi anggota anak di bawah umur yang masih menempuh pendidikan di bangku sekolah.
Berita Terkait
-
Wanginya Bikin Nagih! 5 Parfum Daily Wear Remaja Perempuan yang Affordable
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Lika-liku Perasaan Remaja: Dear G Hadirkan Kisah Romansa Berbalut Teka-teki
-
Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus