Suara.com - Kasus Vina Cirebon mendapat atensi publik pasca rilisnya film Vina Sebelum 7 Hari. Kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya Eki di Cirebon pada 26 Agustus 2016 jadi sorotan karena tiga tersangka yakni Pegi, Andi dan Dani masih buron selama 8 tahun.
Di tengah kasus Vina Cirebon yang masih menimbulkan tanda tanya ini, pihak kepolisian juga didesak publik untuk menyelesaikan kasus pembunuhan lain yang tersangkanya juga masih buron yakni pembunuhan Noven di Bogor.
Pada 7 Januari 2019, siswi SMK Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya (19) tewas ditikam di sebuah gang kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat. Sampai saat ini kasus pembunuhan Noven masih menjadi misterius.
Baca juga:
"Ingat Kasus Pembunuhan Noven di Bogor, 5 Tahun Lalu? Pihak kepolisian sempat menerjunkan FBI tapi sampai 5 tahun lebih usai peristiwa penusukan kasus tersebut belum juga terungkap," cuit akun X @Heraloebss mengingatkan lagi kasus Noven, seperti dikutip, Minggu (19/5).
Pada cuitan akun itu juga disertakan video tayangan Narasi Mata Najwa yang membahas perihal kasus pembunuhan Noven.
Di video itu, Najwa Shihab menyebut bahwa pihak kepolisian mengatakan mereka kesulitan menemukan pelaku pembunuhan Noven disebabkan rekaman CCTV yang resolusinya kecil.
"Tetapi Mata Najwa secara ekskulsif mendapatkan CCTV yang resolusinya sangat jelas. Di rekaman CCTV ada pria berbaju biru. Pria yang sudah disebutkan polisi diduga pelaku pembunuhan," kata Najwa.
Baca juga:
Baca Juga: Kejanggalan Persidangan Kasus Vina Cirebon: Sidang Tertutup hingga Misteri 3 DPO
Noven Cahya siswi SMK di Bogor tewas bersimbah darah dengan luka tusukan. Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, Noven mendapatkan luka tusuk sedalam 22 cm.
"Korban alami luka tusuk di dada sedalam 22 centimenterr dan lebar 3 sentimenter," kata Kasat Reskrim Polresta Kota Bogor, AKP Agah Sonjaya seperti dikutip.
Siapa pelaku pembunuhan Noven kemudian menjadi misterius. Bahkan di kasus ini pihak kepolisian Indonesia sampai menggandeng FBI untuk identitikasi pelaku lewat rekaman CCTV.
Dari rekaman CCTV, terlihat memang seorang berbaju biru sudah menunggu Noven saat akan pulang ke rumah kostnya. Pelaku kemudian menusuk korban dan langsung kabur.
Di tubuh korban, pisau yang ditusuk pelaku masih tertancap. Dari hasil penyelidikan, awalnya pelaku diduga oleh mantan pacar Noven yakni S. Namun S tidak ditangkap karena pihak kepolisian tidak memiliki cukup bukti.
Pihak keluarga yang menunggu hasil investigasi polisi sampai saat ini masih belum mengetahui titik terang soal pelaku. Padahal polisi mengaku sudah memeriksa 34 saksi namun hingga detik ini pelaku masih menghirup udara bebas.
Berita Terkait
-
Kejanggalan Persidangan Kasus Vina Cirebon: Sidang Tertutup hingga Misteri 3 DPO
-
Masih Buron, Berikut Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Menurut Polisi
-
Pakar Geram Cara Polisi Investigasi Kasus Vina, Jawaban Direskrimum Polda Jabar Tuai Kritik
-
Babak Baru Kasus Vina Cirebon: Satu Pelaku Saka Tatal Klaim Korban Salah Tangkap
-
Rekam Jejak Eks Bupati Sunjaya: 2018 Kena OTT KPK Kini Dikaitkan Kasus Vina Cirebon
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!