Suara.com - Kejaksaan Agung RI (Kejagung) mengusulkan tambahan anggaran untuk tahun 2025 sebesar Rp 26 triliun. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI.
"Kejaksaan Agung RI telah mengirimkan kebutuhan real tahun anggaran 2025 kepada Menteri Keuangan dan Menteri BAPPENAS melalui Surat Jaksa Agung nomor B16 tanggal 29 Januari 2024 yang hal kebutuhan anggaran Kejaksaan RI tahun 2025 yang pada pokoknya mengajukan kebutuhan anggaran untuk tahun 2025 sebesar Rp 26.549.524.491.000," kata Wakil Jaksa Agung Sunarta dalam rapat di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Namun Sunarta menjelaskan pagu indikatif yang diberikan pemerintah untuk Kejagung hanya Rp10 triliun atau Rp10.976.145.850.
Ia pun menyampaikan, jika dari pagu indikatif itu pihaknya merasa masih kurang. Menurutnya, kekurangan itu mencapai Rp15 triliun untuk dua program.
"Beberapa waktu yang lalu, postur anggaran pagu indikatif tahun anggaran 2025 masih terdapat kekurangan anggaran sebesar Rp 15.573.378.641.000," tuturnya.
Anggaran Rp15 triliun tersebut, kata dia, untuk memenuhi dua kebutuhan belanja prioritas Kejakgung tahun 2025 yang terbagi ke dalam dua program.
"Yaitu program penegakan hukum dan pelayanan hukum sebesar Rp340.043.470.000 untuk memenuhi kebutuhan anggaran bidang intelijen, tindak pidana umum, tindak pidana khusus, perdata dan tata usaha negara, pidana militer, pemulihan aset, pengelolaan bukti dan barang rampasan," kata dia.
Kemudian program yang ke dua, kata dia, program dukungan manajemen.
"Kedua, program dukungan manajemen sebesar Rp 15.233.335.171.000 untuk memenuhi kebutuhan anggaran pada bidang pengawasan, pendidikan dan pelatihan dan pengadaan sarana prasarana baik di pusat maupun di daerah," ujarnya.
Baca Juga: Ngaku Susah Laporkan Kasus Hakim Main Cewek, Legislator PDIP ke MA: Saya Gak Mengada-ngada!
Ia lantas menegaskan kebutuhan yang disampainya tersebut semata-mata untuk pelaksanaan penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejagung.
"Kebutuhan tersebut dalam rangka melaksanakan komitmen Kejaksaan Agung RI untuk melaksanakan penegakan hukum dan mengoptimalkan serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat, khususnya kebutuhan pengadaan sarana dan prasarana pada program dukungan manajemen, untuk itu Kejaksaan RI mohon dukungan pada pimpinan dan anggota komisi 3 DPR RI dalam pelaksanaan tugas dan fungsi penganggaran," ujarnya.
Dalam kesimpulan rapat, pihak Komisi III pun memyatakan setuju dengan usulan Kejagung tersebut. Komisi III mengaku akan memperjuangan usulan anggaran Kejagung 2025 sebesar Rp26 triliun.
Berita Terkait
-
Di Depan DPR, Kejagung Minta Tambahan Anggaran Rp 15 Triliun, Total Jadi Rp 26 T
-
Tak Ada Nama Harvey Moeis, Kejagung Limpahkan 10 Tersangka Korupsi Timah Ke Kejari Jaksel
-
Minta Anggaran Tahun Depan Rp3 Triliun, MA Curhat ke DPR soal Listrik, AC hingga Renovasi Gedung
-
Ngaku Susah Laporkan Kasus Hakim Main Cewek, Legislator PDIP ke MA: Saya Gak Mengada-ngada!
-
Murka Merasa Disepelekan, Habiburokhman Semprot Sekjen MK di DPR: Jangan Dianggap Rapat Cuma Formalitas Pak!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!