Suara.com - Mungkin publik bertanya-tanya ketika mendengar pemberitaan ini. Pasalnya, meski sudah 9 tahun mengalami sakit luar biasa antaran ada pecahan kaca di hatinya yang menancap, seorang pria di Rusia ini masih hidup.
Kisah nyata ini dibagikan pria asal Rusia yang mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan di bawah tulang rusuknya selama sembilan tahun terakhir.
Dia tak menyangka dan sangat terkejut saat mengetahui ada pecahan kaca berukuran 9 cm yang tertanam di hatinya.
Pria itu sudah berusia 53 tahun yang tidak disebutkan namanya. Kisah nyata ini dibagikan dia dan mengatakan kepada dokter di Rumah Sakit Klinis Regional Kirov, di Rusia, bahwa ia telah lama mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan yang tajam di sisi kanan tubuhnya.
Setelah akhirnya memutuskan untuk mencari pertolongan medis atas masalahnya, ia menjalani CT scan yang menunjukkan adanya benda tajam tertancap di lobus kanan hatinya.
Ketika dokter menanyakan benda apa itu, pasien mengatakan kepada mereka bahwa dia tidak tahu, karena dia tidak memiliki riwayat trauma, dan dia juga tidak dapat mengingat kejadian di mana benda tajam bisa masuk ke tubuhnya.
Setelah mengoperasi pria tersebut secara laparoskopi, ahli bedah mengeluarkan pecahan kaca sepanjang 9 cm dari hatinya.
“Kami takjub ketika melihat sepotong kaca berukuran 88x15x7mm dengan tepi tajam pada monitor endoskopi,” kata salah satu ahli bedah kepada media dilansir Selasa (23/7/2024).
“Saat operasi, ditemukan benda asing itu ditutupi kapsul jaringan ikat. Beginilah cara tubuh merespons masuknya benda asing ke dalam jaringan. Ini mengembangkan peradangan aseptik, dan kapsul terbentuk di sekitar benda asing, memisahkannya dari jaringan sehat," imbuhnya.
Baca Juga: Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food
Tampaknya, pria berusia 53 tahun tersebut sangat beruntung bisa hidup dengan benda asing yang tertanam di hatinya selama lebih dari 9 tahun, karena benda tersebut dapat dengan mudah menyebabkan peradangan bernanah dan abses, sehingga memerlukan pembedahan darurat.
Meski begitu, prosedur laparoskopi untuk menghilangkan pecahan kaca ini sangat rumit karena pasokan darah yang kaya ke hati dan konsistensinya yang lembut, namun para ahli bedah berhasil melakukannya tanpa komplikasi apa pun.
Foto-foto pecahan kaca tersebut telah menjadi viral di media sosial Rusia, membuat orang bertanya-tanya bagaimana pria tersebut menanggung rasa sakit yang ditimbulkannya selama hampir satu dekade sebelum akhirnya menemui dokter mengenai hal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Antisipasi Kepadatan Angkutan Berat, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tanjung Priok
-
Blusukan Prabowo ke Bantaran Rel Senen Dinilai Lebih Spontan, Pengamat Bandingkan dengan Gaya Jokowi
-
Arus Balik Padat, Jasamarga Terapkan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek
-
Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini
-
Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran
-
Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global
-
Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak
-
Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?
-
Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital
-
Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat