Suara.com - Sebuah reuni yang emosional terjadi ketika teman rasa saudara Megan dan Jess bertemu di kembali di usia akhir 30-an setelah menghabiskan masa kuliah bersama-sama.
Pasalnya, Megan dijadwalkan akan mendonorkan ginjalnya kepada Jess, yang sudah 10 tahun tidak ia temui.
Setelah didiagnosis menderita gagal ginjal kronis pada September 2023, Jess Hause terkejut dengan banyaknya orang yang menawarkan tes untuk mendapatkan donasi.
Megan Schultz akhirnya melakukan FaceTimed Hause beberapa minggu kemudian untuk memberi tahu dia bahwa dia cocok.
“Saya pikir dia menelepon untuk mengatakan 'Maaf, tapi saya bukan pasangan yang cocok,'” Hause mengakui. Petenis Cincinnatian itu mengatakan dia terkejut dan tidak bisa berkata-kata, dengan gerakan “super istimewa” yang membuatnya takjub.
Dokter pertama kali menyadari fungsi ginjal Jess rendah ketika dia dirawat di rumah sakit karena penyakit herpes zoster. Namun setelah kehilangan pekerjaan dan asuransi kesehatannya pada April 2023, dia berhenti mengunjungi dokter secara rutin.
“Saya perhatikan dari lutut ke bawah, saya mulai mati rasa dan kesemutan,” jelasnya kepada outlet media berita Inggris SWNS.
Jess pergi ke ruang gawat darurat dan, setelah tes, dia didiagnosis menderita gagal ginjal total.
“Itu benar-benar menakutkan. Saya bahkan tidak tahu apa itu gagal ginjal.”
Baca Juga: Waspada! Jangan Biarkan Anak Minum Soft Drink, Bisa Bikin Gagal Ginjal
Dia mulai menjalani dialisis tahun lalu dan sekarang dia menjalaninya selama tiga hari seminggu selama tiga setengah jam.
“Saya mulai membuat cuplikan [di Instagram] tentang kehidupan saya sehari-hari,” kata Hause. “Kebetulan adik saya, Megan, melihatnya. Tuhan menempatkan orang-orang dalam hidup kita karena suatu alasan.”
Setelah menjalani tes, rumah sakit menelepon Schultz dan dia “mulai menangis.”
“Itu langsung menjadi kegembiraan,” katanya.
Megan menelepon Jess pada 13 Juni 2024 untuk menyampaikan kabar tersebut dan pasangan itu kemudian dapat bersatu kembali pada akhir pekan.
"Itu sangat indah. Itu adalah salah satu persahabatan di mana Anda sudah lama tidak bertemu tetapi rasanya seperti tidak ada waktu sama sekali,” kata Hause.
Berita Terkait
-
Puan Dorong Pemerintah Rangkul Pedagang Makanan Kaki Lima, Ciptakan Produk Sehat
-
Bukan Cuma Gagal Ginjal, Ini 7 Penyebab Mengejutkan Anak Harus Cuci Darah!
-
Gagal Ginjal Ancam Anak Muda! Cuci Darah Ditanggung BPJS Gak Ya?
-
Heboh Anak Cuci Darah, IDAI: Tidak Ada Lonjakan Gagal Ginjal!
-
Waspada! Jangan Biarkan Anak Minum Soft Drink, Bisa Bikin Gagal Ginjal
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito
-
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
-
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan