Sementara itu, para penyelidik mengatakan bahwa remaja tersebut telah membuat pengakuan penuh setelah ia ditangkap selama operasi polisi di rumahnya di Ternitz, sebuah kota kecil dekat perbatasan Hungaria, Selasa malam.
Ia diduga merinci keinginannya untuk melakukan serangan bunuh diri di Stadion Ernst Happel, Wina minggu ini dengan menggunakan bahan peledak dan pisau rakitan dalam upaya untuk membunuh sebanyak mungkin penggemar "Swiftie".
Para penyidik menemukan bahan-bahan pembuat bom di rumah tersangka utama dan setidaknya satu alat peledak sudah dalam proses pembuatan, menurut para pejabat.
Seorang warga negara Austria berusia 17 tahun dengan akar Turki dan Kroasia dan seorang warga negara Irak berusia 18 tahun juga telah ditangkap atas rencana yang digagalkan tersebut.
Seperti yang diduga dalang, kedua tersangka yang lebih muda keduanya telah menunjukkan hubungan dengan ISIS.
Para penyidik sedang meneliti "jaringan" para tersangka sebagai bagian dari penyelidikan, kata para pejabat.
Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun diinterogasi pada hari Rabu tetapi kemudian dibebaskan dan dilaporkan sedang diperlakukan sebagai saksi, kata pihak berwenang.
Berita Terkait
-
Pelaku yang Rencanakan Serang Konser Taylor Swift Pernah Lecehkan Teman Sekelas
-
Taylor Swift Dominasi Nominasi VMA 2024, Ancam Pecahkan Rekor Bersejarah!
-
AS Bocorkan Info Intelijen ke Austria terkait Rencana Serangan ISIS di Konser Taylor Swift
-
5 Fakta Konser Taylor Swift Nyaris Diserang Teroris ISIS di Austria: Ini Kronologinya
-
Rencana Penyerangan Konser Taylor Swift Bikin Heboh, Ada Materi ISIS dan Al-Qaeda di Rumah Tersangka
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?