Suara.com - Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin mengumumkan anggota tertua dan termuda DPR, DPD, dan MPR periode 2024—2029.
Hal itu disampaikan Afifuddin dalam agenda Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPR/DPD/MPR RI Periode 2024—2029 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024).
"Saya selaku Ketua KPU RI bersama ini akan membacakan daftar nama tertua dan termuda anggota DPR RI DPD RI dan MPR RI periode 2024—2029," kata Afifuddin.
Ia lantas membacakan daftar nama anggota tertua DPR RI, yakni Zulfikar Achmad dari Partai Demokrat, sedangkan anggota termuda Annisa MA Mahesa dari Partai Gerindra.
Berikut daftar nama anggota DPR, DPD, dan MPR yang tertua dan termuda:
1. Zulfikar Achmad dari Partai Demokrat asal Daerah Pemilihan Jambi. Usia 78 tahun, 4 bulan, 15 hari per tanggal 1 Oktober 2024 sebagai anggota DPR dan anggota MPR tertua;
2. Annisa M.A. Mahesa dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) asal Daerah Pemilihan Banten II. Usia 23 tahun, 2 bulan, 15 hari per tanggal 1 Oktober 2024 sebagai anggota DPR termuda. Ia merupakan anak sulung dari almarhum politikus Partai Gerindra, mendiang Desmond J. Mahesa.
3. Ismeth Abdullah dari Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau. Usia 78 tahun, 0 bulan, 2 hari per tanggal 1 Oktober 2024 sebagai anggota DPD tertua; dan
4. Larasati Moriska dari Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Utara. Usia 22 tahun, 8 bulan, 0 hari per tanggal 1 Oktober 2024 sebagai anggota DPD dan anggota MPR termuda.
Sebanyak calon 580 anggota DPR RI terpilih dan 152 calon anggota DPD RI terpilih berdasarkan Surat Keputusan KPU RI tentang Hasil Pemilu 2024 Periode 2024—2029 dilantik sebagai anggota dewan pada Selasa ini di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta.
Anggota DPR yang dilantik bertambah dari 575 menjadi 580 orang, sedangkan anggota DPD RI bertambah dari 136 menjadi 152 orang dibandingkan periode sebelumnya.
Adapun partai politik yang lolos itu, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Dihadiri Jokowi hingga Prabowo, 5.614 Personel Gabungan Amankan Pelantikan Anggota Dewan di Kompleks Parlemen Senayan
-
Meutya Hafid Targetkan Komisi I Bentuk Lebih Banyak Undang-undang Di Periode 2024-2029
-
Sosok Anggota DPR RI Termuda-Tertua Annisa Mahesa Dan Guntur Sasono Bakal Pimpin Sidang Sementara
-
Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Pelantikan Anggota Dewan di DPR RI, Hindari Jalan-jalan Ini
-
Uya Kuya Jelang Dilantik Jadi Anggota DPR RI: Siap Bantu Selesaikan RUU Mandek
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada